Bekas Halte Sidoarjo Jadi Sarang Mesum Gay, Kini Disegel Paksa

BARU SAJA, GEDANGAN — Warga Gedangan, Sidoarjo, geram menyegel paksa bekas halte yang mendadak viral sebagai lokasi dugaan praktik seks menyimpang sesama jenis, Senin (13/7/2026) malam.Fakta CepatLo...

Jul 13, 2026 - 16:26
0 0
Bekas Halte Sidoarjo Jadi Sarang Mesum Gay, Kini Disegel Paksa

BARU SAJA, GEDANGAN — Warga Gedangan, Sidoarjo, geram menyegel paksa bekas halte yang mendadak viral sebagai lokasi dugaan praktik seks menyimpang sesama jenis, Senin (13/7/2026) malam.

Fakta Cepat

  • Lokasi: Gedangan, Sidoarjo – bangunan halte tak terpakai.
  • Waktu viral: Minggu (12/7) siang via unggahan video.
  • Modus: Ruang gelap digunakan pasangan pria untuk hubungan intim.
  • Tindakan warga: Penyegelan mandiri dengan papan tripleks dan paku.
  • Polisi: Barang bukti diamankan, 1x24 jam periksa saksi.

Informasi dihimpun di lapangan, aktivitas mencurigakan di bekas halte itu sudah tercium sejak sepekan terakhir. Saksi mata, Slamet (45), pedagang kaki lima, mengaku kerap mendengar suara aneh pada malam hari. “Saya kira cuma anak muda nongkrong. Ternyata lebih parah,” ujarnya.

Kronologi Penggerebekan Warga

Puncaknya Minggu malam. Seorang remaja merekam aktivitas di dalam halte lewat celah dinding. Video 21 detik langsung tersebar di grup WhatsApp. Rekaman menunjukkan dua pria dalam posisi tidak senonoh. Warga spontan berinisiatif mengamankan lokasi keesokan harinya.

“Kami tidak mau ada lagi kejadian serupa. Tempat ini jadi aib kampung,” tegas Ketua RT setempat, Hadi Sucipto (52). Ia memimpin langsung pemasangan segel menggunakan kayu dan papan besar yang menutup seluruh akses masuk.

Reaksi Warga dan Aksi Penyegelan

Senin sore, puluhan warga berkumpul. Mereka membawa peralatan tukang dan langsung menutup rapat pintu serta ventilasi. Spanduk bertuliskan “Tempat Ini Ditutup Permanen, Bukan Lokasi Mesum!” juga dipasang. Tidak ada perlawanan karena saat kejadian tidak ada orang di dalam.

Seorang ibu rumah tangga, Sutinah (38), menyatakan lega. “Anak-anak sering main di sekitar sini. Kalau tidak segera ditutup, bisa rusak moral mereka,” katanya. Warga juga meminta aparat kepolisian segera mengusut jaringan yang diduga menggunakan halte sebagai tempat kencan gay. Mereka juga mengajukan permohonan resmi ke kelurahan agar bangunan dibongkar total. “Ini bukan pertama kali tempat tidak terpakai disalahgunakan. Kami minta tindakan permanen,” kata tokoh pemuda, Dimas (31).

Tindakan Polisi

Kepolisian Sektor Gedangan langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Kanit Reskrim Polsek Gedangan, Ipda Andi Pratama, dikonfirmasi membenarkan penyelidikan. “Kami sudah amankan sejumlah barang bukti, termasuk tisu dan puntung rokok. Dalam 1x24 jam kami akan periksa saksi-saksi,” ujarnya via telepon.

Andi menambahkan, pihaknya belum menetapkan tersangka. Namun, polisi telah mengantongi ciri-ciri pelaku yang terekam video. Penjagaan juga diperketat untuk mencegah aksi warga yang emosional.

UPDATE: Dengan penyegelan ini, warga berharap citra lingkungan kembali bersih. Polisi berjanji akan menindak tegas segala bentuk perilaku menyimpang yang meresahkan masyarakat.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fitri-handayani

Reporter Breaking News. Siap siaga 24/7 untuk peristiwa besar.

Comments (0)

User