Petani di Sumsel Diserang Beruang Saat Berkebun, Pinggang dan Paha Robek

Seorang petani di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan (Sumsel), mengalami nasib tragis saat sedang bekerja di kebunnya pada Rabu pagi. Korban, bernama Yatana (55 tahun), menjadi sasaran amukan see

Jul 08, 2026 - 05:39
0 0
Petani di Sumsel Diserang Beruang Saat Berkebun, Pinggang dan Paha Robek

Seorang petani di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan (Sumsel), mengalami nasib tragis saat sedang bekerja di kebunnya pada Rabu pagi. Korban, bernama Yatana (55 tahun), menjadi sasaran amukan seekor beruang liar yang muncul secara tiba-tiba di area perkebunan warga. Akibat serangan tersebut, pria paruh baya ini menderita luka parah di beberapa bagian tubuhnya, terutama di area pinggang dan paha yang mengalami robekan cukup serius akibat cakaran hewan buas tersebut.

Peristiwa mengerikan ini terjadi sekitar pukul 08.00 Waktu Indonesia Barat (WIB). Saat itu, Yatana sedang melakukan aktivitas bertani seperti biasa di lahan kebun miliknya. Tanpa diduga, seekor beruang liar mendekati lokasi dan langsung menyerangnya. Korban tidak sempat melarikan diri karena serangan datang begitu cepat dan membabi buta sehingga mengakibatkan luka robek di tubuhnya.

Beberapa warga yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian kemudian mengetahui peristiwa tersebut dan segera memberikan pertolongan pertama. Yatana kemudian dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif terhadap luka-luka yang dideritanya. Tim medis menyebut korban mengalami luka robek akibat cakaran hewan buas tersebut yang membutuhkan penanganan serius agar tidak terjadi infeksi atau pendarahan lebih lanjut.

"Iya benar, beruang tiba-tiba datang dan langsung menyerang korban saat di kebun," ujar Kapolsek Muara Kelingi Iptu M Nur Hendra, seperti dikutip Beritatercepat.com, Rabu (24/6/2026).

Kejadian serangan satwa liar terhadap warga ini tentu menimbulkan keprihatinan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat. Warga diharapkan untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di area perkebunan atau hutan, mengingat kemungkinan besar beruang tersebut masih berkeliaran di sekitar lokasi kejadian. Pihak berwenang setempat juga diharapkan dapat memberikan himbauan keselamatan serta memantau pergerakan satwa liar agar insiden serupa tidak terulang kembali di kemudian hari.

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, konflik antara manusia dan satwa liar kerap terjadi di sejumlah wilayah yang berbatasan langsung dengan habitat alami hewan. Masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas sendirian di lahan pertanian yang berdekatan dengan kawasan hutan, terutama pada pagi hari ketika satwa liar masih aktif mencari makan. Pemerintah daerah dan aparat keamanan terus berupaya mencari solusi terbaik agar aktivitas warga tetap aman tanpa mengganggu ekosistem satwa yang menjadi bagian dari kekayaan alam wilayah tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yoga-mahendra

Editor Breaking. Editor breaking news dan peristiwa terkini.

Comments (0)

User