Mendikdasmen Turun Langsung Pulihkan Psikis Siswa SD Pascabom

BARU SAJA — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti bergerak cepat mendatangi SDN Srengseng Sawah 15 kurang dari 24 jam pascateror bom. Kunjungan mendadak ini menyasar pemulihan psikologis...

Jul 15, 2026 - 18:19
0 0
Mendikdasmen Turun Langsung Pulihkan Psikis Siswa SD Pascabom

BARU SAJA — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti bergerak cepat mendatangi SDN Srengseng Sawah 15 kurang dari 24 jam pascateror bom. Kunjungan mendadak ini menyasar pemulihan psikologis 47 siswa baru yang sedang menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah.

Mu'ti tiba di sekolah yang berlokasi di kawasan Jakarta Selatan itu pada pukul 07.30 WIB, Rabu pagi. Ia tidak didampingi protokol panjang. Langsung menuju ruang kelas tempat aktivitas MPLS Ramah berlangsung sejak hari sebelumnya.

Tim Psikolog Dikerahkan

Enam psikolog anak diterjunkan. Kementerian membentuk satuan tanggap darurat psikososial dalam hitungan jam. Mereka mulai bekerja pukul 08.00 WIB, memisahkan siswa ke dalam kelompok kecil berisi lima hingga tujuh anak.

  • Sesi trauma healing berlangsung 90 menit menggunakan metode bermain
  • Siswa diajak menggambar dan mewarnai untuk menyalurkan emosi
  • Storytelling interaktif membantu anak mengungkapkan ketakutan
  • Orang tua mendapat konseling terpisah di aula sekolah
  • Guru dilatih mengenali gejala trauma dalam 48 jam ke depan

"Kami pastikan tidak ada anak yang menyimpan luka sendiri," tegas Mu'ti di sela pemantauan. Ia juga menekankan sekolah wajib kembali menjadi zona aman dalam waktu sesingkat mungkin.

Kondisi Sekolah Terkini

Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas belajar sudah berlangsung. Namun ketegangan masih terasa. Beberapa siswa baru terlihat enggan melepas genggaman orang tua. Pihak sekolah mencatat tingkat kehadiran hari pertama MPLS mencapai 82 persen — turun dibandingkan tahun sebelumnya yang nyaris sempurna.

Kepala sekolah menyampaikan seluruh kegiatan di luar ruangan ditunda. Fokus dialihkan pada aktivitas indoor yang menenangkan. Musik instrumental diputar di koridor sekolah sepanjang hari.

Pengamanan Diperketat

Lima personel gabungan disiagakan. Polsek setempat menempatkan dua anggota di gerbang depan dan satu petugas di area belakang sekolah. Pihak sekolah juga mengaktifkan pos pantau orang tua secara bergilir selama jam belajar.

Kementerian berkoordinasi dengan Polres Metro Jakarta Selatan untuk memastikan patroli rutin berjalan setiap dua jam. Langkah ini akan dievaluasi dalam tujuh hari ke depan.

Rencana Pemulihan Berkelanjutan

Mu'ti mengumumkan program pendampingan psikologis akan berlangsung selama satu bulan penuh. Setiap pekan, psikolog akan mengunjungi sekolah untuk sesi lanjutan. Evaluasi kondisi psikis siswa dilakukan secara berkala menggunakan instrumen standar kementerian.

"Ini bukan kunjungan satu kali lalu selesai," ujarnya menutup sesi pemantauan. Pemerintah juga membuka layanan pengaduan 24 jam bagi orang tua yang membutuhkan konsultasi darurat terkait kondisi anak. Nomor kontak telah disebarluaskan melalui grup komunikasi sekolah dan papan pengumuman.

Kegiatan MPLS Ramah tahun ini tetap berjalan dengan modul yang disesuaikan. Fokus utama bergeser dari pengenalan lingkungan fisik ke penguatan rasa aman dan kebersamaan antar siswa.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User