Herman Deru Turun Tangan, Antrean Biosolar Sumsel Langsung Dipangkas
BARU SAJA dikonfirmasi, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru langsung bergerak cepat mengatasi antrean kendaraan yang membeludak di stasiun pengisian Biosolar. Langkah darurat ini diambil setelah lap...
BARU SAJA dikonfirmasi, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru langsung bergerak cepat mengatasi antrean kendaraan yang membeludak di stasiun pengisian Biosolar. Langkah darurat ini diambil setelah laporan kemacetan panjang di beberapa SPBU dalam 24 jam terakhir.
Inspeksi Mendadak
Herman Deru melakukan peninjauan langsung ke sejumlah SPBU penyalur Biosolar. Ia mendapati antrean mengular hingga memicu gangguan lalu lintas serius. Waktu tunggu kendaraan mencapai lebih dari satu jam di titik-titik kritis.
Saksi mata melaporkan pengemudi terpaksa mengantre sejak subuh. Kondisi ini dikeluhkan karena menghambat aktivitas ekonomi warga.
Instruksi Tegas
Gubernur segera mengeluarkan instruksi tertulis. Optimalisasi operasional SPBU langsung diterapkan, termasuk percepatan prosedur pengisian dan penambahan jam layanan. Petugas dilarang melakukan kelambanan yang memperparah antrean.
Tambahan Pasokan Darurat
Selain itu, Herman Deru memastikan penambahan alokasi Biosolar subsidi untuk wilayah Sumsel. Koordinasi dengan pemasok dilakukan untuk mengirim pasokan ekstra dalam waktu 12 jam. Langkah ini diharapkan langsung mengurangi tekanan pada stok yang menipis.
Data sementara menunjukkan permintaan harian melonjak 25 persen dari normal. Pasokan tambahan akan disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan tanpa gangguan.
Hasil Cepat di Lapangan
Dalam waktu beberapa jam setelah inspeksi, beberapa SPBU sudah melaporkan penurunan antrean signifikan. Antrean panjang dipangkas hingga hampir setengah di titik pemantauan. Warga menyambut positif intervensi ini.
Pemerintah provinsi membentuk tim monitor khusus. Mereka akan bergerak selama 7 hari ke depan untuk memastikan distribusi lancar. Masyarakat diimbau melapor jika kembali menemui antrean ekstrem.
Pernyataan Resmi
Herman Deru menegaskan tidak ada toleransi untuk kelalaian distribusi. “Kami akan pastikan setiap warga mendapat BBM tanpa harus mengantre berjam-jam. Ini prioritas utama,” tegasnya.
Dengan langkah konkret ini, krisis antrean Biosolar diprediksi sepenuhnya teratasi dalam waktu maksimal 48 jam. Operasional SPBU akan terus ditingkatkan untuk menghindari kejadian serupa.
Pemerintah juga membuka saluran pengaduan 24 jam. Setiap keluhan antrean langsung diteruskan ke dinas terkait untuk respons cepat. Ini bagian dari sistem pengawasan baru yang diterapkan di seluruh Sumsel.
Distribusi Biosolar di daerah pinggiran juga menjadi perhatian. Herman Deru memerintahkan pengecekan ke seluruh SPBU di 17 kabupaten/kota untuk memastikan tidak ada lagi titik antrean tersembunyi. Hasil pemantauan awal akan dilaporkan dalam 24 jam ke depan.
Baca juga:
Comments (0)