Kawendra Dorong Pengawasan Koperasi Desa Merah Putih, Libatkan Talenta Lokal

JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR RI, Kawendra, mendesak Kementerian Koperasi dan UKM untuk memasukkan talenta lokal dalam struktur pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Langkah ini dinilai kr...

Jul 15, 2026 - 14:37
0 0
Kawendra Dorong Pengawasan Koperasi Desa Merah Putih, Libatkan Talenta Lokal

JAKARTA – Anggota Komisi VI DPR RI, Kawendra, mendesak Kementerian Koperasi dan UKM untuk memasukkan talenta lokal dalam struktur pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan program nasional tersebut benar-benar menciptakan lapangan kerja dan memberdayakan ekonomi desa.

Fokus pada Penciptaan Lapangan Kerja

Dalam pernyataan terbarunya, Kawendra menekankan bahwa KDMP tidak boleh sekadar menjadi wadah administratif. Ia menyoroti pentingnya fungsi koperasi sebagai motor penggerak ekonomi rakyat. "Tanpa keterlibatan talenta lokal, KDMP hanya akan menjadi papan nama," tegasnya. Ia meminta Kemenkop aktif melakukan pengawasan dan pendampingan agar koperasi desa tidak menyimpang dari tujuan awal, yaitu memperluas kesempatan kerja dan mengurangi ketimpangan.

Talenta Lokal sebagai Kunci Keberhasilan

Kawendra menjelaskan, rekrutmen pengurus koperasi harus memprioritaskan putra-putri daerah yang memahami karakteristik ekonomi setempat. Hal ini mencakup lulusan perguruan tinggi, pelaku UMKM, hingga tokoh masyarakat yang memiliki rekam jejak dalam kegiatan sosial-ekonomi. "Mereka yang paling mengerti kebutuhan desanya sendiri," ujarnya. Dengan melibatkan sumber daya manusia lokal, KDMP diharapkan mampu merancang program pelatihan vokasi, pemasaran produk unggulan, dan akses pembiayaan yang tepat sasaran.

Pengawasan Ketat untuk Mencegah Penyimpangan

Anggota DPR dari Fraksi Gerindra itu juga menyoroti potensi penyelewengan dana jika pengawasan lemah. Ia mengusulkan sistem pelaporan digital berbasis aplikasi yang memungkinkan masyarakat desa ikut memantau kinerja koperasi. Kemenkop, menurutnya, harus membentuk satuan tugas khusus yang rutin turun ke lapangan. "KDMP membawa misi besar. Jangan sampai gagal hanya karena kesalahan manajerial atau kurangnya kepercayaan publik," tandas Kawendra. Selain pengawasan eksternal, ia mendorong pembentukan dewan pengawas desa yang melibatkan elemen tokoh adat dan pemuda untuk menciptakan sistem kontrol berlapis.

Dampak Berganda bagi Ekonomi Desa

Program Koperasi Desa Merah Putih yang digagas pemerintah menargetkan pendirian koperasi di ribuan desa. Setiap unit diharapkan menyerap tenaga kerja langsung hingga puluhan orang. Jika talenta lokal dilibatkan, kata Kawendra, dampak berganda akan terasa di sektor perdagangan, pertanian, dan jasa. "Ini bukan sekadar proyek pemerintah. Ini tentang membangun kemandirian desa," ucapnya. Ia mencontohkan, koperasi bisa memfasilitasi petani mengakses alat mesin pertanian, atau membantu perajin mengembangkan produk ekspor dengan standar global.

Langkah Strategis ke Depan

Kawendra meminta Kemenkop segera menerbitkan pedoman teknis yang jelas mengenai proporsi keterlibatan talenta lokal di setiap KDMP. Ia juga mendesak adanya nota kesepahaman dengan pemerintah daerah untuk menjamin proses rekrutmen berlangsung transparan. "Kami di DPR akan terus mengawal," pungkasnya. Rencananya, Komisi VI akan menggelar rapat dengar pendapat khusus dengan kementerian terkait pada triwulan mendatang untuk mengevaluasi pelaksanaan program ini secara menyeluruh. Publik pun diharapkan berpartisipasi aktif mengawal agar KDMP benar-benar menjadi solusi, bukan beban baru bagi desa.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yoga-mahendra

Editor Breaking News. Mantan assignment editor TV nasional.

Comments (0)

User