Sep 17, 2026
Sumatera Utara

Medan — Kondisi Siswi Keracunan Program MBG Mulai Membaik dan Berkomunikasi

MEDAN, Beritatercepat.com — Kondisi kesehatan Febiona Purba, siswi sekolah yang sempat dilaporkan mengalami hilang ingatan akibat dugaan keracunan makanan

Medan — Kondisi Siswi Keracunan Program MBG Mulai Membaik dan Berkomunikasi

MEDAN, Beritatercepat.com — Kondisi kesehatan Febiona Purba, siswi sekolah yang sempat dilaporkan mengalami hilang ingatan akibat dugaan keracunan makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Medan, kini mengalami perkembangan positif. Kepala Kantor Pelayanan dan Pengawasan Kemasyarakatan (KPPG) Medan, Donal Simanjuntak, mengonfirmasi bahwa korban saat ini telah dapat berkomunikasi dengan baik dan lancar.

Insiden keracunan yang menimpa sejumlah siswa saat mengonsumsi hidangan dari program MBG tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran publik, khususnya ketika muncul laporan dampak neurologis berupa gangguan ingatan sementara pada korban. Kendati demikian, hasil penanganan medis intensif menunjukkan tren pemulihan yang signifikan pada daya ingat maupun responsivitas Febiona.

Kronologi Kejadian dan Perkembangan Penanganan Medis

Peristiwa ini bermula ketika paket sajian makanan dalam program MBG disalurkan ke sekolah sasaran. Tidak lama setelah mengonsumsi santapan tersebut, beberapa murid menunjukkan gejala klinis keracunan makanan secara bersamaan.

  1. Distribusi Makanan: Paket program MBG dibagikan kepada para siswa sesuai jadwal distribusi reguler di sekolah.
  2. Kemunculan Gejala: Beberapa jam pascakonsumsi, sejumlah siswa mengalami mual, pusing parah, dan gangguan pencernaan.
  3. Evakuasi Emergency: Para korban segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan tindakan medis darurat dan perawatan intensif.
  4. Fase Disorientasi: Siswi Febiona Purba dilaporkan sempat mengalami kebingungan berat hingga ketidakmampuan mengingat kejadian sebelum penanganan.
  5. Tahap Pemulihan: Setelah melalui observasi medis ketat selama 24 jam lebih, fungsi emosional dan kognitif pasien berangsur stabil.

Analisis Evaluasi Keamanan Pangan dan Pengawasan Program

Kasus ini menjadi evaluasi mendalam bagi penyelenggara program dalam memperketat kontrol kualitas (quality control) pada rantai pasok makanan. Penyelidikan laboratorium tengah dilakukan untuk mengidentifikasi potensi pencemaran mikroorganisme atau zat beracun pada sampel makanan yang dikonsumsi siswa.

Indikator Pemantauan Kondisi Awal (Insiden) Status Terkini (Pemulihan)
Kemampuan Komunikasi Terhambat / Disorientasi Sudah Lancar Berkomunikasi
Fungsi Daya Ingat Mengalami Hilang Ingatan Sementara Membaik dan Stabil
Status Uji Sampel Pengambilan Sampel Makanan Proses Investigasi Laboratorium
Tindakan Penyedia Boga Penghentian Sementara Operasional Audit Menyeluruh Standar Higienitas
"Saat ini korban atas nama Febiona Purba sudah menunjukkan perkembangan yang sangat membaik. Yang bersangkutan telah dapat berkomunikasi dengan lancar," tegas Donal Simanjuntak dalam keterangannya kepada awak media.

Menurut pandangan medis, gejala hilang ingatan sementara pada kasus keracunan dapat dipicu oleh tekanan psikologis, dehidrasi berat, atau respon syok tubuh terhadap reaksi toksin. "Langkah cepat penanganan medis serta evaluasi total terhadap penyedia jasa boga merupakan hal krusial untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali," ujar pakar kesehatan publik merespons peristiwa ini.

Seiring membaiknya kondisi Febiona Purba, pihak KPPG Medan bersama instansi terkait terus memantau pemulihan kesehatan seluruh siswa terdampak serta memperketat pengawasan higienitas bahan baku pangan demi menjaga keselamatan para pelajar penerima manfaat program MBG.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User