Kuntadi Diunggulkan Jadi Jampidsus Gantikan Febrie

JAKARTA – Nama Kuntadi mencuat sebagai calon tunggal untuk mengisi kursi Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) yang kosong setelah Febrie Adriansyah mengundurkan diri. Usulan itu ...

Jul 16, 2026 - 15:35
0 0
Kuntadi Diunggulkan Jadi Jampidsus Gantikan Febrie

JAKARTA – Nama Kuntadi mencuat sebagai calon tunggal untuk mengisi kursi Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) yang kosong setelah Febrie Adriansyah mengundurkan diri. Usulan itu kini berada di meja pimpinan Kejaksaan Agung dan tinggal menunggu keputusan final.

Rekam Jejak Panjang di Ranah Pidana Khusus

Kuntadi bukan nama baru di lingkungan Kejaksaan Agung. Ia telah menghabiskan lebih dari dua dekade kariernya di satuan kerja yang sama—Pidana Khusus. Riwayat penugasannya membentang dari tingkat kejaksaan negeri hingga kejaksaan tinggi, dan kini ia menduduki posisi strategis di Kejaksaan Agung sebagai salah satu pejabat utama.

Sumber internal yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, Kuntadi dipilih karena dianggap sebagai 'petarung sejati' dalam pengungkapan perkara korupsi berskala besar. "Beliau tak pernah kompromi terhadap tekanan politik atau ancaman eksternal saat menangani kasus," ujar sumber tersebut.

Deretan Kasus Raksasa yang Ditanganinya

Publik mengenal Kuntadi lewat sejumlah kasus yang menyita perhatian nasional. Ia pernah menjadi jaksa penuntut dalam perkara Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang merugikan negara hingga triliunan rupiah, dan sukses menghadirkan terdakwa utama ke pengadilan.

Kuntadi juga terlibat aktif dalam penyidikan kasus Bank Century yang rumit dan berliku. Perannya dalam mengurai aliran dana menjadi kontribusi kunci yang akhirnya membawa perkara itu ke meja hijau. Dalam kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP), ia kembali dipercaya sebagai salah satu jaksa senior yang mengawal tuntutan terhadap para elit politik dan pengusaha.

Pengalaman menangani kasus besar itu dinilai sangat relevan dengan tantangan Jampidsus saat ini. Febrie Adriansyah sebelumnya turut menangani berbagai mega-skandal, dan pengunduran dirinya menimbulkan kekhawatiran kekosongan di titik kritis penegakan hukum.

Tantangan Menanti di Kursi Jampidsus

Jika terpilih, Kuntadi akan langsung menghadapi sedikitnya lima kasus raksasa yang sedang berjalan. Salah satunya adalah dugaan korupsi proyek BTS 4G Kominfo yang melibatkan kerugian miliaran rupiah dan tersangka kuat dari pejabat tinggi. Perkara korupsi tata niaga timah di Bangka Belitung juga butuh penanganan cepat dan cermat.

Peneliti anti-korupsi berharap Kuntadi dapat membawa angin baru. "Kejaksaan Agung perlu menunjukkan bahwa Jampidsus tidak mengalami kemunduran pasca Febrie. Pengalaman Kuntadi adalah modal berharga," kata seorang akademisi dari lembaga studi korupsi yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Profil Singkat

Kuntadi mengawali karier sebagai jaksa di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Selanjutnya ia berturut-turut bertugas di Kejati DKI Jakarta, Kejati Jawa Barat, dan beberapa pos di Kejaksaan Agung, semuanya di bidang pidana khusus. Ia dikenal sebagai jaksa yang rapi dalam menyusun dakwaan dan memiliki pengetahuan mendalam tentang pencucian uang serta aliran dana transnasional.

Di luar ruang sidang, Kuntadi dikenal tegas tetapi tertutup. Rekan-rekannya menyebut ia lebih suka bekerja di balik layar daripada tampil di hadapan media. Sikap itu dianggap menjadi pembeda dengan pendahulunya yang kerap muncul di publik.

Keputusan akhir tentang pengangkatan Jampidsus baru berada di tangan Jaksa Agung dan Presiden. Namun sinyal dari internal Kejaksaan Agung menunjukkan bahwa peluang Kuntadi sangat kuat. Jika dikukuhkan, ia akan segera dilantik dan langsung memimpin penuntasan kasus-kasus prioritas nasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User