Evakuasi Darurat 6 Mahasiswa Unhas di Gunung Goa Kalibbong

BARU SAJA — Enam mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) berhasil dievakuasi dari Gunung Goa Kalibbong, Alloa, setelah mengalami kram otot parah dan kelelahan total saat pendakian Sabtu siang. Selu...

Jul 28, 2026 - 06:17
0 0
Evakuasi Darurat 6 Mahasiswa Unhas di Gunung Goa Kalibbong

BARU SAJA — Enam mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) berhasil dievakuasi dari Gunung Goa Kalibbong, Alloa, setelah mengalami kram otot parah dan kelelahan total saat pendakian Sabtu siang. Seluruh korban dilaporkan selamat dan langsung mendapat penanganan medis di posko darurat terdekat.

Kronologi Kejadian

KONFIRMASI dari tim SAR menyebutkan, keenam mahasiswa itu memulai pendakian pada pukul 07.00 WITA dengan rencana mencapai puncak Goa Kalibbong. Mereka merupakan anggota kelompok pencinta alam kampus yang mendaki tanpa pemandu bersertifikasi. Sekitar pukul 13.00 WITA, sejumlah korban mendadak mengalami kram di bagian kaki dan tangan, disusul kelelahan ekstrem yang membuat mereka tak mampu melanjutkan perjalanan. Salah satu pendaki mencoba mengirim sinyal darurat, namun sinyal komunikasi di lokasi yang terbatas sempat menunda pengiriman hingga akhirnya berhasil menghubungi pos SAR lewat aplikasi penunjuk lokasi.

  • Lokasi kejadian: Jalur pendakian ketinggian 1.100 mdpl, medan terjal, licin, dan terisolasi.
  • Jumlah korban: Enam mahasiswa, tiga di antaranya perempuan, semuanya dalam kondisi fisik lemah.
  • Kondisi pemicu: Kram otot hebat, dehidrasi, dan kelelahan akut akibat medan berat dan kurang persiapan.
  • Tim SAR diterjunkan: Gabungan 15 personel Basarnas, BPBD, dan relawan lokal dengan peralatan evakuasi.
  • Cuaca sore: Kabut tebal dan hujan gerimis memperparah proses penyelamatan.

Proses Evakuasi Darurat

Tim SAR langsung bertolak ke titik kordinat yang diberikan. Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 15.45 WITA setelah menempuh jalur terjal selama dua jam. Medan terjal dan licin, ditambah kabut tebal, membuat proses evakuasi berlangsung dramatis. Korban dievakuasi satu per satu menggunakan teknik hauling dan tandu darurat. “Korban tidak bisa lagi melangkah. Kami harus memapah dan menandu hingga turun. Prosesnya lambat karena medan benar-benar berbahaya,” ujar seorang personel SAR di lokasi.

PERKEMBANGAN terbaru: pukul 18.30 WITA, keenam mahasiswa tiba di posko darurat dan langsung diperiksa oleh tim medis yang siaga. Tak ada tanda-tanda cedera serius, hanya kelelahan berat dan dehidrasi ringan. SAKSI MATA menyebutkan korban sempat gemetar dan wajah pucat saat diturunkan dari tandu. Cairan infus dan selimut darurat segera diberikan.

Respons Universitas

Pihak Unhas melalui humas MENYATAKAN bersyukur seluruh mahasiswa selamat. Mereka berkoordinasi dengan keluarga korban untuk pemulangan dan memberikan pendampingan psikologis. “Kami mengimbau agar kegiatan pendakian selalu didampingi pemandu profesional dan sesuai prosedur keselamatan,” tambah pernyataan resmi universitas. Kejadian ini menjadi pengingat serius bagi aktivitas outdoor mahasiswa.

Situasi kini sudah normal. Seluruh akses pendakian menuju Goa Kalibbong untuk sementara diawasi ketat oleh petugas untuk mengantisipasi insiden serupa. Tim SAR telah menarik seluruh personel dan menutup posko darurat pada malam hari.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User