Gudang Vape Narkoba di Apartemen Jaksel Digerebek, 8.698 Cartridge Disita
BARU SAJA — Aparat Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar sarang produksi vape berisi narkotika cair jenis etomidate di sebuah apartemen kawasan Jakarta Selatan. Sebanyak 8.698 cartr...
BARU SAJA — Aparat Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar sarang produksi vape berisi narkotika cair jenis etomidate di sebuah apartemen kawasan Jakarta Selatan. Sebanyak 8.698 cartridge siap edar dan empat tersangka berhasil diamankan dalam operasi senyap yang berlangsung dini hari tadi.
Kronologi Penggerebekan
Tim khusus mencurigai aktivitas mencurigakan di salah satu unit apartemen mewah yang diduga menjadi pusat pencampuran dan pengemasan. Gerak cepat dilakukan setelah penyelidikan intensif selama dua minggu. Sekitar pukul 02.00 WIB, petugas menerobos masuk dan mendapati ruangan yang disulap menjadi laboratorium mini lengkap dengan alat rakitan, tabung gas, dan ribuan cartridge berbagai varian rasa.
- Penggerebekan berlangsung tanpa perlawanan berarti.
- Empat pria ditangkap, diduga kuat sebagai peracik, pengemas, kurir, dan pengendali utama.
- Semua tersangka langsung digelandang ke Mapolda Metro Jaya untuk pemeriksaan intensif.
Modus Operandi Jaringan Internasional
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkapkan jaringan ini terhubung dengan pemasok bahan baku dari luar negeri. Etomidate dalam bentuk bubuk diimpor secara ilegal, lalu dilarutkan dengan cairan khusus di apartemen tersebut. Hasil racikan dimasukkan ke dalam cartridge vape polos dan diberi label merek ternama untuk mengelabui konsumen.
Update terkini: satu tersangka diketahui sebagai residivis kasus narkotika yang baru bebas bersyarat enam bulan lalu. Polisi menduga peredaran sudah berlangsung lebih dari tiga bulan dan menyasar kalangan eksekutif muda melalui pemesanan daring dan jasa ojek online.
- Bahan baku etomidate diselundupkan melalui kargo udara.
- Transaksi menggunakan mata uang kripto untuk menyulitkan pelacakan.
- Target pasar: kelab malam, apartemen elit, dan komunitas tertutup.
Barang Bukti dan Tersangka
Dari lokasi, petugas menyita tidak hanya cartridge, tetapi juga cairan siap campur senilai puluhan miliar rupiah, alat cetak kemasan, ribuan stiker merek palsu, serta buku catatan transaksi. Berikut rincian utama barang bukti:
- 8.698 cartridge vape berbagai ukuran dan varian, siap jual.
- 2,5 liter cairan etomidate murni dalam jeriken kaca.
- Peralatan laboratorium: gelas ukur, timbangan digital, alat pengaduk magnetik.
- Lima unit telepon genggam dan satu laptop berisi data pelanggan.
Empat tersangka berinisial MR (32), DA (29), RH (35), dan AS (27) dijerat Pasal 112 dan 114 Undang-Undang Narkotika dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup. Satu di antaranya diduga kuat sebagai bandar utama.
Respons dan Peringatan
Polda Metro Jaya menegaskan pengungkapan ini merupakan pukulan telak bagi sindikat narkotika modus baru yang memanfaatkan tren vape. Masyarakat diimbau waspada terhadap produk vape tanpa izin edar resmi karena efek etomidate sangat mematikan—menyebabkan depresi pernapasan akut dan kematian dalam hitungan menit jika dikonsumsi dosis tinggi.
Operasi lanjutan tengah dilakukan untuk mengejar pemasok bahan baku dan jaringan lain yang diduga berada di kota-kota besar. “Ini baru permukaan,” tegas seorang penyidik yang menolak disebut nama. Pihak Bea Cukai dan BNN juga telah diikutsertakan dalam Satgas Khusus untuk membendung arus masuk etomidate dari luar negeri.
Comments (0)