BREAKING: Kapolres Tangsel Pastikan Kasat Narkoba Hanya Saksi Etomidate

BARU SAJA — Publik dihebohkan dengan kabar miring soal Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Tangerang Selatan. Hari ini, Kapolres setempat angkat suara. AKP Pardiman dipastikan tidak menjadi tersang...

Jul 28, 2026 - 09:42
0 1
BREAKING: Kapolres Tangsel Pastikan Kasat Narkoba Hanya Saksi Etomidate

BARU SAJA — Publik dihebohkan dengan kabar miring soal Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Tangerang Selatan. Hari ini, Kapolres setempat angkat suara. AKP Pardiman dipastikan tidak menjadi tersangka dalam pusaran kasus peredaran etomidate. Posisinya murni saksi.

Klarifikasi Resmi

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ibnu Bagus Santoso menyatakan bahwa AKP Pardiman hanya dimintai keterangan sebagai saksi. Penegasan ini merespons spekulasi liar yang menyebut perwira tersebut terlibat jaringan narkotika. "Tidak ada bukti keterlibatan," ujarnya dalam jumpa pers, Rabu (12/6).

Pemeriksaan dilakukan selama dua hari terakhir di ruang Propam. Fokusnya adalah menggali pengetahuan AKP Pardiman tentang salah satu pelaku yang kebetulan pernah berinteraksi secara profesional dengannya. Hasil pendalaman justru mengonfirmasi tidak adanya hubungan kriminal antara Kasat Narkoba dan sindikat etomidate.

Fakta Kunci

  • Status Hukum: Saksi, bukan tersangka ataupun terlapor.
  • Kasus Pokok: Peredaran gelap etomidate, obat bius turunan anestesi.
  • Durasi Pemeriksaan: Dua hari, termasuk klarifikasi intensif oleh Propam.
  • Temuan Awal: Tidak ditemukan aliran dana atau komunikasi mencurigakan.
  • Langkah Selanjutnya: Polres tetap memproses hukum para pelaku utama.

Kronologi Munculnya Isu

Nama AKP Pardiman mencuat setelah penyidik menangkap seorang kurir. Dalam pemeriksaan, kurir menyebut mengenal oknum polisi berinisial P. Penelusuran digital dan forensik kemudian mengarah pada AKP Pardiman, namun justru menunjukkan bahwa komunikasi keduanya hanya sebatas pertanyaan umum tentang regulasi obat. Tidak ada indikasi melindungi atau memfasilitasi transaksi.

Propam Polres Tangsel menyimpulkan tidak ada pelanggaran kode etik. "Beliau kooperatif dan tidak pernah menghalangi penyidikan," terang seorang sumber internal. Keterbukaan ini diharapkan menepis dugaan negatif di kalangan wartawan dan LSM.

Komitmen Anti-Narkoba Tetap Tajam

Kapolres menegaskan bahwa institusi tidak akan main-main dengan kejahatan narkotika. "Jika ada anggota terbukti terlibat, kami tidak akan mundur. Tapi kami juga tidak akan menzalimi yang tidak bersalah. Saat ini, Kasat Narkoba adalah saksi, dan proses hukum bagi pelaku utama tetap berjalan," tekannya. Pernyataan ini sekaligus menjadi peringatan internal agar seluruh personel menjaga integritas.

Di sisi lain, penangkapan jaringan etomidate terus dikembangkan. Obat yang tidak termasuk narkotika dalam undang-undang ini semakin marak disalahgunakan karena efek psikoaktifnya. BNN mencatat peredaran etomidate melonjak 300% dalam enam bulan terakhir. Polres Tangsel berkolaborasi dengan BNN untuk menutup celah hukum dan menjerat pelaku dengan pasal berlapis.

AKP Pardiman sendiri belum bersedia diwawancarai. Namun pesan singkatnya kepada awak media menulis, "Saya percaya proses hukum dan siap mendukung transparansi." Aktivitasnya di Satresnarkoba berjalan normal. Publik kini menanti kelanjutan pengusutan kasus etomidate yang diduga melibatkan jaringan nasional.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User