200 Personel Gabungan TNI-Polri Amankan Tambak Menteng Pasca Bentrokan Maut

BREAKING NEWS — Kawasan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat berubah menjadi area siaga satu. Sebanyak 200 personel gabungan TNI dan Polri langsung mengepung lokasi begitu bentrokan berdarah menewaskan se...

Jul 28, 2026 - 06:22
0 0
200 Personel Gabungan TNI-Polri Amankan Tambak Menteng Pasca Bentrokan Maut

BREAKING NEWS — Kawasan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat berubah menjadi area siaga satu. Sebanyak 200 personel gabungan TNI dan Polri langsung mengepung lokasi begitu bentrokan berdarah menewaskan seorang warga pecah, Senin (26/6).

Kronologi Insiden

Bentrokan diduga terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di Jalan Tambak, Menteng. Dua kelompok warga berseteru dan saling serang. Senjata tajam jenis parang dan celurit digunakan dalam aksi brutal itu. Seorang pria berinisial S, 35 tahun, tewas di tempat akibat luka parah di kepala dan dada. Tiga korban lainnya, termasuk seorang remaja, dilarikan ke RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) dengan luka bacok.

Saksi mata, Rudi (42), seorang pedagang kaki lima di sekitar lokasi, menuturkan bahwa bentrokan terjadi sangat cepat. "Tiba-tiba saja orang-orang sudah pada lari sambil bawa sajam. Suasananya mencekam. Saya langsung masuk ke dalam toko," katanya dengan nada masih ketakutan.

Aparat Bergerak Cepat

Kurang dari satu jam pasca insiden, 200 personel gabungan TNI-Polri diterjunkan. Mereka berasal dari Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kodim 0501/JP, dan Polres Jakarta Pusat. Pasukan langsung mendirikan pos pengamanan, memblokade Jalan Tambak dan akses-akses menuju lokasi, serta melakukan penyisiran untuk mencegah bentrokan susulan.

Kendaraan taktis water canon dan mobil barracuda disiagakan di mulut gang. Aparat juga memeriksa setiap kendaraan yang melintas. Suasana sempat tegang saat aparat membubarkan kerumunan warga yang masih berkumpul.

Fakta Kunci

  • 200 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan
  • 1 tewas, 3 luka-luka — perawatan di RSCM
  • Lokasi di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat
  • Polisi amankan senjata tajam dan periksa 5 saksi
  • Motif sementara: sengketa lahan antar kelompok warga

Pernyataan Resmi

Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol. Heru Novianto, menegaskan bahwa situasi sudah dapat dikendalikan. "Kami kerahkan personel maksimal untuk memastikan tidak ada lagi bentrokan. Kami akan tindak tegas siapa pun pelaku kekerasan ini," tegasnya dalam konferensi pers singkat di lokasi.

Ia menambahkan, polisi masih mendalami motif pasti bentrokan. "Dugaan sementara dipicu sengketa lahan. Namun kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti," ujarnya.

Kondisi Terkini dan Langkah Keamanan

Hingga pukul 20.00 WIB, aparat masih berjaga ketat. Patroli gabungan akan dilakukan secara berkala selama 1x24 jam ke depan. Polres Jakpus juga mendirikan posko pengaduan bagi warga yang merasa terancam.

Arus lalu lintas di Jalan Tambak sudah kembali normal, meski pengendara diminta untuk tidak berhenti terlalu lama. Sejumlah warga yang sempat mengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing, namun tetap waspada. "Kami masih takut, tapi percayakan keamanan ke aparat," ujar Santi, warga RT 02.

Polisi memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi pelaku. Sejauh ini, belum ada tersangka yang ditangkap. Tim Inafis juga masih melakukan olah TKP.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User