BIREUEN, Menit Lalu – Seorang anggota TNI dari Kesatuan Polisi Militer (POM) dilaporkan gugur setelah terkena tembakan saat mendukung operasi penangkapan bandar narkoba yang digelar kepolisian di Kabupaten Bireuen, Aceh. Insiden berdarah ini menambah daftar panjang risiko yang dihadapi aparat dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah tersebut.
Korban Anggota POM, Gugur di Tempat?
Korban diidentifikasi sebagai Prajurit Satu (Pratu) Galuh Nugraha yang sehari-hari bertugas di satuan Polisi Militer Angkatan Darat. Berdasarkan informasi awal yang berhasil dihimpun, peluru menerjang bagian vital tubuhnya hingga membuatnya tidak tertolong. Proses evakuasi darurat sempat dilakukan menuju fasilitas medis terdekat, namun nyawanya telah tiada.
Operasi Gabungan Berujung Baku Tembak
Peristiwa nahas ini bermula ketika tim gabungan dari kepolisian setempat bersama personel POM TNI AD melaksanakan penggerebekan terhadap seorang target berinisial R, yang diduga kuat sebagai pemasok utama sabu di lintas kabupaten. Lokasi penyergapan berada di sebuah rumah kontrakan di kawasan pinggiran Bireuen. Menurut saksi mata yang enggan disebutkan namanya, terdengar beberapa kali letusan senjata api dari dalam rumah tersebut sesaat setelah petugas mencoba mendobrak pintu.
- Fakta Kunci:
- Personel: Prajurit Satu Galuh Nugraha (POM TNI AD).
- Lokasi: Rumah kontrakan di Bireuen, Aceh.
- Target: Bandar narkoba berinisial R, diduga jaringan besar.
- Waktu: Operasi berlangsung dini hari tadi, korban dinyatakan gugur sekitar pukul 04.30 WIB.
- Situasi: Pelaku dan dua rekannya melawan dengan senjata api laras panjang.
Kronologi Penyerangan
Sumber dalam kepolisian yang terlibat langsung di lapangan mengungkapkan, tim telah mengintai pergerakan target selama tiga hari. Saat momen penangkapan tiba, pasukan yang sudah bersiaga penuh langsung bergerak cepat. Namun, bukannya menyerah, para pelaku melepaskan tembakan membabi buta dari balik jendela dan ventilasi.
Pratu Galuh yang berada di barisan depan untuk memberikan perlindungan langsung tersungkur setelah satu proyektil menghantam bagian dada. Rekannya segera memberikan pertolongan pertama sambil tetap membalas tembakan. Satu pelaku berhasil dilumpuhkan petugas, sementara dua lainnya, termasuk bandar utama, berupaya melarikan diri lewat pintu belakang. Hingga berita ini disusun, pihak kepolisian dan TNI masih melakukan pengejaran besar-besaran.
Respons Pimpinan TNI dan Polri
Kepala Penerangan Korem setempat membenarkan insiden ini dalam keterangan tertulisnya. “Kami berduka yang mendalam. Almarhum adalah prajurit teladan yang gugur dalam menjalankan tugas mulia membantu Polri memberantas narkoba. Kami pastikan proses hukum terhadap para pelaku akan tuntas,” tegasnya. Sementara dari pihak kepolisian, Kapolres mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan penghargaan anumerta atas dedikasi korban dan mengusut tuntas jaringan di balik insiden ini.
Rekam Jejak Daerah Rawan
Bireuen dan sejumlah daerah di pesisir timur Aceh memang kerap menjadi sorotan sebagai jalur penyelundupan narkotika. Beberapa bulan terakhir, aparat gabungan telah beberapa kali menggagalkan upaya penyelundupan sabu dalam jumlah besar. Masyarakat diimbau tetap tenang namun waspada dan segera melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan.
Panglima TNI dan Kapolri dijadwalkan akan mengunjungi kediaman duka di Bandung dalam waktu dekat. Jenazah Pratu Galuh Nugraha rencananya akan diterbangkan menggunakan pesawat militer untuk dimakamkan secara militer di tanah kelahirannya.
UPDATE: Hingga pukul 06.15 WIB, baku tembak susulan dikabarkan terjadi di kawasan perbukitan tempat pelaku bersembunyi. Satu pelaku lain berhasil ditangkap dalam kondisi terluka. Kasus ini masih berkembang.
Comments (0)