Monday, 24 August 2026 | 11:58 WIB

Wapres Gibran ke NTT, Ajak Mahasiswa UI Pulihkan Trauma Korban Gempa

BREAKING: Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka BARU SAJA tiba di NTT untuk meninjau langsung penanganan pascagempa. Kedatangannya memastikan bantuan dan pemulihan berjalan maksimal di lapangan.Gibran...

Aug 21, 2026 - 12:38
0 1
Wapres Gibran ke NTT, Ajak Mahasiswa UI Pulihkan Trauma Korban Gempa

BREAKING: Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka BARU SAJA tiba di NTT untuk meninjau langsung penanganan pascagempa. Kedatangannya memastikan bantuan dan pemulihan berjalan maksimal di lapangan.

Gibran tidak hanya memantau kondisi fisik wilayah terdampak. Dia juga menekankan pentingnya pemulihan psikologis bagi para korban bencana.

Dalam kesempatan itu, orang nomor dua di Indonesia ini mengajak mahasiswa Universitas Indonesia (UI) untuk ikut serta. Mereka diminta berperan aktif dalam program pemulihan trauma korban gempa.

Fokus Pemulihan Pascabencana

Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam menangani dampak gempa. Gibran ingin memastikan seluruh tahapan penanganan berjalan sesuai prosedur.

Pemerintah, menurutnya, tidak hanya bertanggung jawab pada kebutuhan dasar korban. Aspek psikologis juga menjadi prioritas yang tidak bisa diabaikan.

Gempa yang mengguncang NTT meninggalkan luka mendalam bagi warga. Banyak keluarga kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian dalam sekejap.

Ajakan untuk Mahasiswa UI

Gibran secara khusus menyebut mahasiswa UI sebagai garda terdepan pemulihan trauma. Energi dan empati anak muda sangat dibutuhkan di tengah situasi darurat.

Mahasiswa UI memiliki kapasitas akademik dan kepedulian sosial yang tinggi. Mereka diharapkan menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat terdampak.

Ajakan ini terbuka bagi mahasiswa dari berbagai program studi. Keahlian psikologi, kesehatan, dan komunikasi sangat relevan dengan kebutuhan korban.

Peran Anak Muda dalam Pemulihan Trauma

Pemulihan trauma bukanlah proses yang singkat. Korban bencana sering mengalami kecemasan dan ketakutan berkepanjangan setelah gempa.

Kehadiran relawan muda dapat memberikan dampak positif bagi proses penyembuhan. Pendekatan yang hangat dan humanis membantu korban merasa lebih aman.

Gibran menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa bukan sekadar seremonial. Mereka akan ditempatkan langsung di titik-titik yang membutuhkan pendampingan.

Para relawan mahasiswa nantinya akan mendapat pelatihan dasar sebelum turun ke lapangan. Materi mencakup cara berkomunikasi dan mendampingi korban secara tepat.

Kesiapan Pemerintah di Lapangan

Di sisi lain, pemerintah terus mempercepat penyaluran bantuan logistik. Kebutuhan pokok, obat-obatan, dan tenda pengungsian diprioritaskan.

Tim evakuasi juga masih bersiaga di sejumlah titik rawan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gempa susulan.

Pemerintah daerah bersama aparat setempat terus berkoordinasi. Data korban dan kerusakan diperbarui secara berkala untuk menjadi dasar penanganan.

Logistik dari berbagai daerah terus mengalir ke lokasi pengungsian. Bantuan medis dan psikososial menjadi prioritas utama pemerintah.

Kondisi Warga di Lokasi Terdampak

Warga di sejumlah kecamatan terdampak masih mengungsi di tenda-tenda darurat. Aktivitas ekonomi belum pulih sepenuhnya setelah gempa melanda.

Saksi mata di lokasi menuturkan, getaran terasa sangat kuat dan memicu kepanikan. Banyak warga memilih tidur di luar rumah karena takut gempa susulan.

Anak-anak menjadi kelompok yang paling rentan mengalami trauma. Beberapa di antaranya masih ketakutan ketika mendengar suara keras.

Pendampingan psikologis pun sangat mendesak dilakukan sejak dini. Keterlambatan penanganan dikhawatirkan memperparah kondisi mental korban.

Sinergi Pemerintah dan Kampus

Kerja sama antara pemerintah dan kampus dinilai sebagai langkah strategis. Program pendampingan berbasis komunitas bisa menjadi solusi jangka panjang.

UI sendiri memiliki pengalaman dalam berbagai misi kemanusiaan. Keberangkatan mahasiswa diharapkan segera terealisasi dalam waktu dekat.

Pemerintah menyiapkan skema dukungan bagi para relawan mahasiswa. Aspek keselamatan dan kebutuhan dasar mereka juga menjadi perhatian utama.

Harapan bagi Korban Gempa

Kedatangan Wapres diharapkan mempercepat seluruh proses pemulihan. Warga terdampak membutuhkan kepastian dan dukungan nyata dari semua pihak.

Gibran menegaskan pemerintah tidak akan bekerja sendiri. Kolaborasi dengan kampus, komunitas, dan relawan menjadi kunci pemulihan yang menyeluruh.

Situasi di NTT masih membutuhkan perhatian besar dari publik. Solidaritas lintas sektor sangat menentukan kecepatan pemulihan daerah ini.

Masyarakat diimbau menyalurkan bantuan melalui lembaga resmi yang terverifikasi. Koordinasi yang baik mencegah tumpang tindih distribusi bantuan di lapangan.

UPDATE: Pemerintah menyatakan seluruh bantuan akan terus disalurkan hingga kondisi normal kembali. Masyarakat diminta tetap waspada terhadap informasi yang belum terverifikasi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tasya-kamila

Social Media Editor. Mengelola distribusi breaking news lintas platform.

Comments (0)

User