Wapres Filipina Sara Duterte Mulai Hadapi Sidang Pemakzulan di Senat

Manila - Proses bersejarah bagi pimpinan tertinggi kedua Filipina resmi bergulir. Wakil Presiden Sara Duterte, putri mantan presiden Rodrigo Duterte, kini menghadapi sidang pemakzulan di gedung Sen

Jul 08, 2026 - 04:22
0 0
Wapres Filipina Sara Duterte Mulai Hadapi Sidang Pemakzulan di Senat

Manila - Proses bersejarah bagi pimpinan tertinggi kedua Filipina resmi bergulir. Wakil Presiden Sara Duterte, putri mantan presiden Rodrigo Duterte, kini menghadapi sidang pemakzulan di gedung Senat. Sidang pertama dimulai pada Senin (6/7) dan dilanjutkan hari ini, menandai babak baru dalam krisis politik yang mengguncang negeri itu.

Sidang ini merupakan puncak dari eskalasi politik yang tajam antara kubu Duterte dan pemerintahan Presiden Ferdinand Marcos Jr., yang sebelumnya merupakan sekutu kuat dalam pemilihan 2022. Keduanya menang telak namun hubungan mereka retak dalam beberapa bulan terakhir, berujung pada pengajuan mosi pemakzulan yang diajukan oleh sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat.

Berdasarkan dokumen yang diperoleh Beritatercepat.com dari sumber di parlemen, mosi pemakzulan itu berisi sedikitnya 24 pasal tuduhan. Di antaranya adalah dugaan penyalahgunaan dana rahasia kepresidenan saat Duterte masih menjabat sebagai Menteri Pendidikan, pelanggaran sumpah jabatan, serta tindakan yang dinilai mengancam keselamatan presiden. Salah satu poin paling kontroversial adalah pernyataan Duterte pada November tahun lalu bahwa dia telah memerintahkan seseorang untuk membunuh Presiden Marcos, Ibu Negara, dan Ketua DPR jika dirinya sendiri dibunuh. Meski Duterte kemudian mengklaim ucapannya disalahpahami, pernyataan itu menjadi amunisi politik yang kuat bagi para pendorong pemakzulan.

"Sidang ini bukan sekadar tentang satu individu. Ini adalah ujian bagi lembaga demokrasi Filipina. Apakah Senat mampu mengadili kasus ini secara imparsial? Ataukah loyalitas partai akan mengaburkan fakta?" ujar analis politik dari Universitas Filipina, Prof. Jose Mari Santos, saat diwawancarai tim media kami di sela-sela sidang.

Proses persidangan pemakzulan di Filipina mengharuskan setidaknya dua pertiga suara dari 24 senator untuk menjatuhkan hukuman dan melengserkan wakil presiden. Koalisi pendukung Marcos saat ini menguasai mayoritas kursi, namun tak mudah memastikan soliditas suara karena Duterte masih memiliki pengaruh kuat, terutama di wilayah selatan. Beberapa senator dari kubu oposisi dan independen diprediksi akan memainkan peran kunci sebagai penentu hasil akhir.

Laporan dari dalam ruang sidang yang dihimpun Beritatercepat.com menyebutkan bahwa Sara Duterte hadir secara langsung dengan didampingi tim kuasa hukumnya yang terdiri dari pengacara senior. Dia tampak tenang namun enggan memberikan pernyataan kepada awak media. Ribuan pendukung Duterte berkumpul di luar gedung Senat sambil membawa spanduk bertuliskan "Keadilan bukan untuk segelintir" dan "Lindungi hak rakyat". Aparat keamanan telah mengamankan area sekitar dan memberlakukan pengalihan arus lalu lintas di sepanjang Jalan Batasan Hills.

Jika Senat memutuskan bersalah, Duterte akan menjadi wakil presiden pertama Filipina yang dilengserkan melalui proses pemakzulan. Selain kehilangan jabatan, ia juga akan dilarang memegang posisi publik di masa depan. Bagi Dinasti Duterte, hasil sidang ini bisa menjadi pukulan telak atau justru mengonsolidasi basis dukungan menjelang pemilu sela 2027.

Sidang diperkirakan akan berlangsung selama beberapa pekan ke depan. Tahap berikutnya meliputi presentasi bukti dari kedua belah pihak serta pemeriksaan saksi-saksi kunci. Tim redaksi Beritatercepat.com akan terus memantau perkembangan persidangan ini dan menyajikannya secara terkini kepada pembaca.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fitri-handayani

Reporter Lapangan. Reporter lapangan peristiwa terkini.

Comments (0)

User