Wamendagri Ribka: Perkuat TP PKK Demi Indonesia Emas 2045

JAKARTA – Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk menegaskan penguatan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sebagai langkah krusial menuju Indonesia Emas 2045. Seruan itu di...

Jul 12, 2026 - 14:47
0 0
Wamendagri Ribka: Perkuat TP PKK Demi Indonesia Emas 2045

JAKARTA – Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk menegaskan penguatan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sebagai langkah krusial menuju Indonesia Emas 2045. Seruan itu disampaikan dalam sebuah pertemuan bersama jajaran pemerintah daerah.

Ribka menekankan bahwa fondasi keluarga dan masyarakat menjadi penentu keberhasilan pembangunan jangka panjang. Tanpa basis keluarga yang kokoh, visi Indonesia Emas tak mungkin terwujud.

Instruksi Langsung untuk Kepala Daerah

Ribka mendorong seluruh pemerintah daerah untuk segera memperkuat peran dan fungsi TP PKK. Organisasi ini dinilai sebagai garda terdepan pemberdayaan keluarga di tingkat akar rumput.

“PKK bukan pelengkap. PKK adalah mesin penggerak utama perubahan sosial di masyarakat,” ujar Ribka dalam pernyataannya.

Tiga Pilar PKK yang Harus Diperkuat

Ribka merinci tiga pilar utama TP PKK yang harus menjadi fokus:

  • Pendidikan keluarga: Membangun karakter dan wawasan kebangsaan sejak dini.
  • Kesehatan masyarakat: Mencegah stunting dan menjaga gizi keluarga.
  • Ekonomi kreatif: Mendorong usaha mikro melalui kelompok perempuan.

Ketiga pilar ini saling terkait dan menjadi fondasi sumber daya manusia unggul yang dibutuhkan pada 2045.

Konteks Bonus Demografi

Indonesia akan menikmati puncak bonus demografi pada periode 2030-2040. Ribka mengingatkan, peluang ini harus dimanfaatkan dengan kualitas keluarga yang prima. TP PKK menjadi alat strategis menyiapkan generasi emas tersebut.

“Kita tidak boleh menyia-nyiakan momentum. Penguatan PKK adalah investasi paling mendasar,” tegasnya.

Peran Pemda sebagai Katalis

Ribka meminta pemda tidak hanya memberi dukungan administratif, tetapi juga alokasi anggaran yang memadai. Sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota harus terbangun secara nyata.

Data menunjukkan masih banyak Pokja PKK di daerah yang minim fasilitas dan pelatihan. Hal ini menjadi pekerjaan rumah bersama.

Target Jangka Pendek

Pada akhir tahun ini, Ribka menargetkan setidaknya 70 persen TP PKK di setiap daerah sudah memiliki program unggulan berbasis potensi lokal. Langkah ini sekaligus sebagai uji coba kesiapan menuju 2045.

“Saya tidak mau lagi ada PKK yang hanya seremonial. Kami ingin PKK yang berdampak,” kata Ribka.

Respon Cepat Daerah

Beberapa kepala daerah langsung merespon positif instruksi ini. Mereka berkomitmen melakukan revitalisasi struktur dan program kerja PKK dalam waktu dekat. Ribka menegaskan akan memantau perkembangan secara berkala melalui laporan terintegrasi.

Dengan penguatan TP PKK, pemerintah pusat optimistis fondasi Indonesia Emas 2045 akan semakin kokoh dan merata hingga ke pelosok desa.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User