Truk Kayu Terguling di Bojongsari, Contraflow Diterapkan

BARU SAJA — Sebuah truk bermuatan kayu gelondongan terguling di tengah Jalan Raya Parung-Ciputat, tepatnya di wilayah Bojongsari, Depok, pada Rabu siang (15/7). Kecelakaan tunggal ini langsung memic...

Jul 16, 2026 - 23:46
0 0
Truk Kayu Terguling di Bojongsari, Contraflow Diterapkan

BARU SAJA — Sebuah truk bermuatan kayu gelondongan terguling di tengah Jalan Raya Parung-Ciputat, tepatnya di wilayah Bojongsari, Depok, pada Rabu siang (15/7). Kecelakaan tunggal ini langsung memicu antrean kendaraan mengular hingga lebih dari dua kilometer.

Insiden terjadi sekitar pukul 11.30 WIB saat truk bernomor polisi B 9845 PQR melaju dari arah Parung menuju Ciputat. Diduga, pengemudi kehilangan kendali setelah menghindari sepeda motor yang menyeberang secara tiba-tiba. Truk oleng, menabrak pembatas jalan, lalu terbalik dengan posisi miring ke kanan. Seluruh muatan kayu berserakan menutupi badan jalan.

Petugas Unit Laka Lantas Polres Metro Depok langsung bergerak ke lokasi begitu menerima laporan warga. Mereka menutup sementara satu ruas jalan dan memberlakukan sistem contraflow untuk mengurai kemacetan. "Kami prioritaskan keselamatan pengguna jalan lain. Contraflow diterapkan sekitar satu jam lebih," ujar Kanit Laka, Iptu Haryono, di lokasi.

Kronologi Kejadian

Menurut saksi mata, detik-detik tergulingnya truk berlangsung cepat. Seorang pedagang kaki lima di sekitar lokasi, Muhammad Rizal (42), menuturkan bahwa ia mendengar suara rem mendadak berdecit keras disusul benturan. "Saya langsung lari. Ternyata truk sudah miring, kayunya pada jatuh semua. Supirnya keluar sendiri dari kabin, lecet-lecet sedikit," kata Rizal.

Polisi mengonfirmasi bahwa pengemudi truk, Budi Santoso (38), hanya mengalami luka ringan dan sudah dilarikan ke Puskesmas Bojongsari. Hasil pemeriksaan sementara, sopir negatif alkohol dan narkoba. "Kami masih mendalami dugaan kelalaian dan faktor jalan," tambah Iptu Haryono.

Dampak Lalu Lintas

Kemacetan parah tak terhindarkan. Berikut data yang dihimpun dari posko pengaturan lalu lintas:

  • Antrean kendaraan mencapai 2,3 km dari kedua arah.
  • Waktu tempuh normal 10 menit menjadi hampir 60 menit.
  • Ruas alternatif Jalan Raya Sawangan dan Jalan H. Mawi ikut tersendat.
  • Pengguna sepeda motor terpaksa masuk gang sempit permukiman warga.

Diperkirakan kerugian material akibat kerusakan muatan dan infrastruktur jalan mencapai puluhan juta rupiah. Tepi jalan yang menjadi titik insiden mengalami kerusakan pada beton pembatas dan rambu lalu lintas.

Penanganan dan Evakuasi

Proses evakuasi memakan waktu lebih dari dua jam. Sebuah mobil derek besar dari Dinas Perhubungan Kota Depok dikerahkan untuk menarik badan truk yang berbobot sekitar 8 ton. Sementara itu, belasan petugas kebersihan dibantu warga sekitar mengumpulkan dan memindahkan kayu-kayu yang berserakan ke bahu jalan.

"Kami turunkan 15 personel gabungan. Evakuasi kami percepat agar akses lalu lintas bisa normal sebelum jam pulang kerja," kata Kabid Lalu Lintas Dishub Depok, Andi Gunawan. Pada pukul 14.15 WIB, truk akhirnya berhasil dipindahkan dan seluruh jalur kembali dibuka. Sistem contraflow pun resmi dicabut.

Imbauan Kepolisian

Polres Metro Depok mengimbau agar pengendara lebih berhati-hati, terutama di jalur padat seperti Parung-Ciputat. "Jaga jarak aman dan kurangi kecepatan. Kondisi jalan yang sedikit menikung di Bojongsari kerap rawan kecelakaan apabila pengemudi lengah," pungkas Iptu Haryono. Pihaknya akan memasang rambu peringatan tambahan dan melakukan pengecekan rutin kendaraan barang melintas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User