Status Darurat Banjir Level Tertinggi Berlaku di 9 Distrik Beijing
Beijing langsung menaikkan status siaga banjir ke level paling kritis pada Sabtu (11/7) sore. Sembilan distrik serentak memberlakukan respons darurat Level I menyusul hujan ekstrem yang mengguyur ibu ...
Beijing langsung menaikkan status siaga banjir ke level paling kritis pada Sabtu (11/7) sore. Sembilan distrik serentak memberlakukan respons darurat Level I menyusul hujan ekstrem yang mengguyur ibu kota sejak pagi.
Keputusan ini diambil setelah curah hujan di sejumlah titik tercatat menembus 150 milimeter dalam enam jam. Tingginya intensitas memicu luapan sungai dan genangan parah di puluhan ruas jalan. Pemerintah kota menyatakan Level I adalah peringatan tertinggi dalam sistem penanggulangan banjir nasional, yang berarti ancaman langsung terhadap keselamatan jiwa dan harta benda.
Cakupan Wilayah dan Kronologi
Kesembilan distrik yang terdampak meliputi Haidian, Chaoyang, Fengtai, Shijingshan, Tongzhou, Daxing, Fangshan, Mentougou, dan Changping. Data Badan Meteorologi menunjukkan hujan mulai turun deras sekitar pukul 08.00 waktu setempat dan belum menunjukkan tanda-tanda mereda hingga sore. Dalam waktu kurang dari tiga jam, tinggi muka air di beberapa sungai naik melebihi ambang bahaya.
Di Distrik Fangshan, sebuah sungai kecil jebol dan merendam permukiman padat penduduk. Sementara di Mentougou, tanah longsor dilaporkan memutus akses jalan utama. Seluruh distrik langsung mengaktifkan posko darurat dan menyiagakan personel penyelamat.
Evakuasi Massal dan Gangguan Transportasi
Lebih dari 12.000 warga di kawasan rawan telah dievakuasi ke tempat pengungsian yang disiapkan pemerintah. Tim SAR mengerahkan perahu karet untuk menjangkau warga yang terjebak di atap rumah. Operasi evakuasi terkendala arus deras dan terbatasnya akses.
Layanan transportasi lumpuh di banyak titik. Stasiun kereta bawah tanah di jalur barat terpaksa ditutup, sementara puluhan rute bus dialihkan. Jalan tol lingkar keenam mengalami antrean panjang akibat genangan setinggi satu meter di beberapa segmen. Otoritas bandara mengeluarkan peringatan penundaan penerbangan.
Respon Cepat Pemerintah
Pemerintah Beijing mengerahkan 5.000 personel tanggap darurat serta ratusan pompa air bergerak. Sistem peringatan dini berbasis SMS menjangkau jutaan ponsel hanya dalam hitungan menit setelah status dinaikkan. Warga diminta tetap di dalam ruangan dan menghindari area rendah.
Sekolah di sembilan distrik diliburkan hingga status darurat dicabut. Truk tangki air bersih dan bantuan logistik mulai didistribusikan ke lokasi pengungsian. Posko kesehatan mobile didirikan untuk mengantisipasi wabah pasca-banjir.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa. Pemerintah menyatakan situasi masih dalam pemantauan ketat dan berkoordinasi dengan tim pusat untuk menambah bantuan jika diperlukan. Warga diimbau terus memantau pengumuman resmi dan mengabaikan informasi tidak jelas.
Baca juga:
Comments (0)