BULOG Gelar Fun Match Mini Soccer Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan

JAKARTA — Suasana lapangan hijau berubah menjadi arena diplomasi pangan akhir pekan lalu. Perum BULOG menghelat pertandingan persahabatan mini soccer yang mempertemukan para pewarta, mitra strategis...

Jul 12, 2026 - 11:48
0 0
BULOG Gelar Fun Match Mini Soccer Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan

JAKARTA — Suasana lapangan hijau berubah menjadi arena diplomasi pangan akhir pekan lalu. Perum BULOG menghelat pertandingan persahabatan mini soccer yang mempertemukan para pewarta, mitra strategis, dan jajaran direksi dalam satu rompi olahraga. Bukan sekadar adu skill, acara ini menjadi panggung memperkuat komitmen bersama terhadap ketahanan pangan nasional.

Puluhan peserta tampak antusias sejak peluit pertama dibunyikan. Mereka terbagi dalam empat tim campuran, masing-masing terdiri dari jurnalis, petinggi BULOG, pejabat kementerian terkait, serta rekanan distribusi pangan. Format sengaja dibuat tidak formal agar obrolan di sela-sela pertandingan bisa mengalir alami, tanpa sekat birokrasi.

Ketahanan Pangan di Balik Pertandingan

Direktur Utama Perum BULOG, yang ikut bermain sebagai striker, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk mendekatkan seluruh ekosistem pangan. “Kami ingin semua pihak merasa memiliki narasi ketahanan pangan. Lapangan sepak bola adalah metafora: semua posisi penting, semua harus bergerak ke arah yang sama,” ujarnya saat jeda istirahat. Ia menekankan bahwa menjaga stabilitas harga dan pasokan beras, jagung, kedelai, dan komoditas lain tidak bisa dilakukan sendirian oleh BULOG.

Sebelum kick-off, digelar diskusi kilat selama 30 menit yang membahas tantangan distribusi di musim kemarau panjang. Antisipasi kelangkaan stok di 12 provinsi rawan, optimalisasi gudang modern, serta percepatan serapan gabah petani menjadi topik hangat. Para jurnalis yang hadir diberi data terkini cadangan beras pemerintah yang disebut masih aman untuk enam bulan ke depan.

Figur Kunci dan Data Strategis

  • Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) per awal Juli 2026 tercatat 1,2 juta ton, cukup untuk operasi pasar dan bantuan pangan.
  • BULOG menargetkan serapan gabah 150 ribu ton bulan ini melalui jaringan mitra petani di 10 sentra produksi.
  • Sebanyak 40% gudang BULOG di Indonesia timur telah dilengkapi sistem pendingin untuk menekan susut pasca-panen.

Sementara itu, acara juga diramaikan dengan sesi coaching clinic singkat dari mantan pemain tim nasional yang diundang khusus. Peserta diajak mempraktikkan dasar-dasar passing dan komunikasi non-verbal di lapangan, yang disimbolkan sebagai pentingnya koordinasi antarpetugas di rantai pasok pangan. Beberapa eksekutif muda BULOG bahkan terlihat mencatat tips tersebut untuk aplikasi manajemen tim internal.

Skor akhir pertandingan tidak terlalu menjadi perhatian. Kemenangan lebih diartikan pada terbangunnya semangat kolaborasi tanpa formalitas. Tim “Gabungan Media” akhirnya unggul 3-2 atas Tim “Stakeholder”, namun piala bergilir diserahkan kepada seluruh peserta sebagai simbol kebersamaan.

Rencana Keberlanjutan

Direktur Transformasi BULOG menuturkan bahwa Mini Soccer Fun Match akan menjadi agenda rutin dua bulanan. Selain cabang olahraga, mereka juga akan merancang kegiatan luar ruang lain seperti senam bersama petani, festival pangan murah, dan kompetisi ide inovasi ketahanan pangan. “Kami ingin membumikan isu pangan lewat cara yang mudah dicerna semua kalangan,” jelasnya.

Acara ditutup dengan penandatanganan deklarasi bersama yang berisi lima poin komitmen: menjamin ketersediaan pangan pokok, mempercepat distribusi ke wilayah terpencil, melibatkan generasi muda, memelihara kemitraan multi-pihak, dan mendorong swasembada pangan berkelanjutan. Dokumen tersebut akan ditempel di seluruh kantor cabang BULOG sebagai pengingat visi yang diperjuangkan.

Pantauan di lokasi, para peserta meninggalkan lapangan dengan kaus bertuliskan “Pangan Kuat, Indonesia Hebat” sambil saling bertukar kontak. Beberapa di antaranya langsung menyusun rencana liputan atau kunjungan ke sentra produksi. Bagi BULOG, riuhnya tawa dan keringat di lapangan futsal sederhana itu menjadi modal sosial tak ternilai untuk merawat perut 280 juta jiwa rakyat Indonesia.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User