Serangan Baru Iran Lumpuhkan Radar di Oman dan Pangkalan AS di Bahrain

TEHERAN, MENIT LALU — Gelombang serangan baru yang dilancarkan Iran dilaporkan berhasil menonaktifkan sistem radar vital di Oman dan menyerang fasilitas militer Amerika Serikat di selatan Manama, Ba...

Jul 13, 2026 - 21:06
0 0

TEHERAN, MENIT LALU — Gelombang serangan baru yang dilancarkan Iran dilaporkan berhasil menonaktifkan sistem radar vital di Oman dan menyerang fasilitas militer Amerika Serikat di selatan Manama, Bahrain. Klaim ini disampaikan langsung oleh Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) melalui saluran resmi mereka.

Menurut pernyataan IRGC, operasi yang menggunakan kombinasi rudal presisi dan drone tempur ini menargetkan infrastruktur pertahanan yang dianggap sebagai ancaman langsung terhadap keamanan nasional Iran. Serangan disebut berlangsung pada dini hari waktu setempat, mengejutkan sistem pertahanan udara di kawasan Teluk.

Sistem radar di Oman yang berada di dekat perbatasan maritim dilaporkan lumpuh total. Sumber militer regional yang tidak ingin disebutkan namanya mengonfirmasi bahwa instalasi tersebut mengalami kerusakan signifikan dan saat ini tidak beroperasi. Pemerintah Oman belum memberikan pernyataan resmi, namun sinyal darurat telah diaktifkan di beberapa pangkalan militer dekat lokasi.

Sementara itu, di Bahrain, serangan menghantam area selatan ibu kota Manama yang dikenal sebagai pusat logistik dan komando Armada Kelima AS. Seorang saksi mata menyebutkan terdengar beberapa ledakan keras dan terlihat kepulan asap membubung dari arah pangkalan. Belum ada laporan korban jiwa, namun evakuasi personel nonesensial dilaporkan sedang berlangsung.

Respons dan Kekhawatiran Eskalasi

Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) mengakui adanya insiden keamanan di fasilitas mereka di Bahrain, namun menolak memberikan rincian kerusakan. Seorang pejabat Pentagon yang dihubungi secara terpisah menyatakan bahwa sistem pertahanan rudal Patriot telah diaktifkan dan situasi masih dalam penilaian. Status siaga tinggi diberlakukan di seluruh pangkalan AS di Timur Tengah.

Serangan ini menandai peningkatan signifikan dalam konflik proksi antara Iran dan Amerika Serikat, terutama setelah serangkaian insiden di perairan Teluk dalam beberapa pekan terakhir. Analis militer menilai IRGC kini semakin berani menargetkan aset sekutu AS di luar wilayah Iran, memperluas teater operasi.

Diplomat PBB di New York dikabarkan akan menggelar pertemuan darurat untuk membahas perkembangan ini. Sementara itu, harga minyak mentah dunia tercatat melonjak tajam segera setelah berita serangan menyebar, mencerminkan kegelisahan pasar atas stabilitas pasokan energi dari kawasan Teluk.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Manama selatan masih diselimuti ketidakpastian. Tim pemantau kami terus mengikuti perkembangan terbaru dan akan segera melaporkan setiap informasi tambahan yang dapat dikonfirmasi.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tasya-kamila

Social Media Editor. Mengelola distribusi breaking news lintas platform.

Comments (0)

User