Sebelum Tewas, Pencuri Ayam di Buleleng Serahkan Uang Sekolah Anak
BARU SAJA — Seorang pria diduga pencuri ayam di Kabupaten Buleleng, Bali, ditemukan tewas setelah tiga hari dilaporkan hilang. Ironisnya, sebelum menghilang ia sempat menyerahkan uang gedung sekolah...
BARU SAJA — Seorang pria diduga pencuri ayam di Kabupaten Buleleng, Bali, ditemukan tewas setelah tiga hari dilaporkan hilang. Ironisnya, sebelum menghilang ia sempat menyerahkan uang gedung sekolah anaknya senilai Rp2,7 juta.
Kematian pria berinisial KD (35) warga Desa Sidatapa ini membuka tabir kehidupan pelaku kejahatan kecil yang menyimpan tanggung jawab sebagai orang tua. Desa Sidatapa yang selama ini dikenal tenang, kini diguncang peristiwa tragis ini. Warga setempat menyebut KD adalah sosok tertutup namun sering mencuri ayam untuk menyambung hidup.
Kronologi Kepergian yang Tak Kembali
Keluarga KD melaporkan bahwa yang bersangkutan meninggalkan rumah sejak tiga hari lalu tanpa kabar. Istrinya, Ni Luh, mengaku cemas karena biasanya KD tidak pernah pergi lama tanpa memberitahu.
"Dia pamit pergi ke pasar, katanya ada urusan. Biasanya sore sudah pulang, ini tiga hari tidak ada kabar," ujar Ni Luh saat ditemui di kediamannya, Selasa (27/7). Pencarian dilakukan oleh pihak keluarga dibantu warga, namun tidak membuahkan hasil hingga akhirnya seorang petani menemukan jenazah di kebunnya.
Uang Sekolah Sebelum Petaka
Fakta mengejutkan terungkap saat pihak sekolah mengonfirmasi bahwa KD sempat mendatangi SD Negeri 1 Sidatapa dan menyerahkan uang gedung sebesar Rp2,7 juta. Pembayaran dilakukan sehari sebelum ia dilaporkan hilang.
Pihak SD Negeri 1 Sidatapa membenarkan penerimaan uang tersebut. Kepala sekolah menyatakan bahwa pembayaran dilakukan secara tunai oleh KD pada hari Jumat pagi. Tidak ada yang menyangka bahwa pertemuan itu menjadi yang terakhir sebelum KD menghilang.
Menurut keterangan warga, uang tersebut diduga berasal dari hasil menjual ayam-ayam curian. KD dikenal di desanya sebagai pelaku pencurian ayam yang sering beraksi malam hari.
Penemuan Jenazah dan Penyelidikan
Jenazah KD ditemukan oleh warga di sebuah kebun di perbatasan Desa Sidatapa. Polisi mengamankan lokasi dan melakukan identifikasi awal. Berdasarkan pemeriksaan awal, terdapat luka lebam di bagian wajah dan kepala, mengindikasikan kemungkinan penganiayaan. Tim Inafis masih melakukan olah tempat kejadian perkara.
Fakta Kunci:
- KD dilaporkan hilang selama 3 hari sebelum ditemukan tewas.
- Sebelum pergi, ia menyerahkan uang sekolah anak senilai Rp2,7 juta.
- KD diduga kuat sebagai pelaku pencurian ayam di desanya.
- Penyebab kematian masih dalam penyelidikan, dugaan sementara kekerasan fisik.
Kapolsek Buleleng, AKP Made Sudarma, menyatakan pihaknya masih menyelidiki semua kemungkinan. "Kami periksa saksi dari keluarga, tetangga, dan mereka yang pernah memiliki masalah dengan korban. Soal uang sekolah, kami pastikan itu faktual," jelasnya.
Sementara itu, anak KD yang duduk di kelas 4 SD masih belum memahami sepenuhnya kepergian ayahnya. Pihak keluarga meminta perlindungan psikologis untuk anak tersebut. Kasus ini menjadi sorotan karena menunjukkan kompleksitas kehidupan pelaku kejahatan kecil yang memiliki sisi kemanusiaan.
Comments (0)