Rupang Buddha Nusantara Dibentuk dari Donasi Umat

Beritatercepat.com, Jakarta – Proses pengecoran mustaka atau mahkota Rupang Buddha Nusantara berlangsung khidmat di sebuah pabrik pengecoran logam di kawasan Jakarta Timur, Selasa (15/7/2025). Ri

Jul 08, 2026 - 00:09
0 0
Rupang Buddha Nusantara Dibentuk dari Donasi Umat

Beritatercepat.com, Jakarta – Proses pengecoran mustaka atau mahkota Rupang Buddha Nusantara berlangsung khidmat di sebuah pabrik pengecoran logam di kawasan Jakarta Timur, Selasa (15/7/2025). Ritual sakral ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan setengah abad Sangha Theravada Indonesia, organisasi biksu Buddha aliran Theravada yang menaungi umat di Tanah Air.

Prosesi Pengecoran yang Sarat Makna

Pengecoran mustaka Rupang Buddha Nusantara dilakukan dengan teknik tradisional menggunakan bahan perunggu pilihan. Acara ini dihadiri oleh sejumlah bhikkhu senior Sangha Theravada Indonesia, para donatur, serta perwakilan umat Buddha dari berbagai daerah. Prosesi dimulai dengan pembacaan paritta dan doa bersama untuk memohon berkah sebelum lelehan logam dituangkan ke dalam cetakan.

Menurut Ketua Panitia Pembangunan Rupang Buddha Nusantara, proyek monumental ini merupakan wujud syukur umat Buddha atas 50 tahun perjalanan Sangha Theravada Indonesia. “Rupang ini akan menjadi simbol perdamaian, toleransi, dan persatuan umat Buddha Nusantara,” ujarnya di sela acara.

“Pembangunan Rupang Buddha Nusantara sepenuhnya berasal dari donasi umat tanpa bantuan dana dari pihak lain. Ini menunjukkan semangat gotong royong dan kebersamaan umat Buddha di Indonesia,” tambahnya.

Rupang Buddha Nusantara direncanakan memiliki tinggi total mencapai 25 meter, menjadikannya salah satu patung Buddha terbesar di Asia Tenggara. Patung ini akan ditempatkan di kawasan pusat pelatihan meditasi dan pendidikan Dhamma di daerah Jawa Tengah yang menjadi proyek jangka panjang Sangha Theravada Indonesia.

Donasi dari umat mengalir deras sejak proyek ini diluncurkan awal tahun 2025. Panitia menyediakan berbagai cara penyaluran donasi, mulai dari transfer bank, platform digital, hingga pengumpulan langsung di vihara-vihara yang tersebar di seluruh Indonesia. Hingga saat ini, dana yang terkumpul telah mencapai 70 persen dari target yang dibutuhkan.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Sangha Theravada Indonesia, Bhikkhu Pannavaro, menyampaikan apresiasi mendalam atas antusiasme umat. “Setengah abad bukanlah waktu yang singkat. Perjalanan Sangha Theravada Indonesia diwarnai berbagai dinamika, namun berkat dukungan umat, kami dapat terus melayani dan menyebarkan ajaran Buddha,” tuturnya.

Pengecoran mustaka ini merupakan tahap pertama dari rangkaian pembuatan Rupang Buddha Nusantara. Selanjutnya, bagian tubuh patung akan dicetak secara bertahap di lokasi yang sama sebelum akhirnya dirakit dan dipasang di tempat tujuan. Proyek ini ditargetkan rampung pada akhir tahun 2027 dan akan diresmikan bersamaan dengan perayaan Waisak Nasional.

Dengan adanya Rupang Buddha Nusantara, diharapkan wisata religi Buddha di Indonesia semakin berkembang dan mampu memperkuat harmoni antarumat beragama. Masyarakat umum pun nantinya dapat berkunjung untuk berdoa, bermeditasi, atau sekadar menikmati keindahan arsitektur spiritual yang dibangun atas dasar kebersamaan umat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
pandu-rangga

Editor Ekonomi. Editor ekonomi breaking dan update pasar terkini.

Comments (0)

User