Rudi Margono Resmi Dilantik Sebagai Kepala Kejati DKI Jakarta
JAKARTA — BREAKING: Rudi Margono resmi menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta, beberapa menit lalu dilantik dalam sebuah seremoni tertutup. Upacara pengambilan sumpah dipimpin langsun...
JAKARTA — BREAKING: Rudi Margono resmi menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta, beberapa menit lalu dilantik dalam sebuah seremoni tertutup. Upacara pengambilan sumpah dipimpin langsung oleh Jaksa Agung di kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan. Pelantikan ini menandai babak baru kepemimpinan di korps Adhyaksa ibu kota.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pengangkatan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung yang terbit hari ini. Rudi Margono menggantikan pejabat lama yang memasuki masa pensiun. Prosesi berlangsung khidmat dan hanya dihadiri pejabat terbatas, termasuk Kepala Kejaksaan Negeri se-DKI Jakarta serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Profil Singkat Rudi Margono
Rudi Margono dikenal sebagai jaksa senior dengan rekam jejak panjang di bidang penuntutan dan pengawasan. Sebelumnya, ia menempati posisi strategis sebagai Koordinator pada Jaksa Agung Muda Pengawasan. Beberapa penugasan penting yang pernah diembannya antara lain:
- Kepala Kejaksaan Negeri di salah satu wilayah Jawa Timur.
- Asisten Pengawasan pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.
- Kasubdit pada Direktorat Penuntutan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus.
Di setiap penempatan, ia dikenal tegas dalam pengawasan internal dan berhasil mengungkap sejumlah pelanggaran disiplin jaksa. “Integritas adalah napas kami,” ujarnya singkat saat ditemui usai pelantikan.
Tantangan Berat di Ibu Kota
Posisi Kepala Kejati DKI Jakarta bukanlah tugas ringan. Wilayah hukum DKI menyimpan kompleksitas perkara, mulai dari mega-korupsi, tindak pidana pencucian uang, hingga kejahatan transnasional. Rudi menegaskan akan mempercepat penanganan kasus korupsi yang menyita perhatian publik, khususnya dugaan penyimpangan dana bantuan sosial dan proyek infrastruktur strategis.
Lebih lanjut, ia menekankan pengawasan melekat terhadap seluruh satuan kerja di bawah Kejati DKI guna mencegah kebocoran informasi dan praktik pungutan liar. “Saya tidak akan ragu menindak tegas anak buah yang bermain-main,” ancamnya.
Fokus pada Digitalisasi dan Pelayanan Publik
Dalam arahan perdana, Rudi memaparkan tiga prioritas utama:
- Percepatan digitalisasi penanganan perkara untuk memangkas birokrasi dan transparansi.
- Penguatan unit intelijen yustisial agar lebih responsif terhadap laporan masyarakat.
- Peningkatan kualitas layanan restorative justice, khususnya bagi pelaku tindak pidana ringan yang memenuhi syarat.
Ia juga menginstruksikan seluruh Kepala Cabang Kejaksaan Negeri untuk segera membuka kanal pengaduan digital 24 jam. Langkah ini sebagai komitmen mewujudkan Kejati DKI yang humanis namun tetap berwibawa. Publik menaruh harapan besar pada sosok Rudi Margono untuk membersihkan penegakan hukum di Ibu Kota dari praktik-praktik tercela.
Hingga berita ini diturunkan, jajaran Kejati DKI tengah bersiap menggelar serah terima jabatan internal dan briefing komando dalam dua jam ke depan. Tim kami masih memantau perkembangan selanjutnya.
Baca juga:
Comments (0)