Iran Tutup Selat Hormuz, Waktu Pembukaan Belum Ditetapkan

MENIT LALU — Angkatan Laut IRGC mengumumkan penutupan Selat Hormuz. Penutupan berlaku seketika. Tidak ada batas waktu pembukaan kembali.Keputusan ini langsung mengguncang pasar minyak dunia. Jalur t...

Jul 12, 2026 - 13:32
0 0
Iran Tutup Selat Hormuz, Waktu Pembukaan Belum Ditetapkan

MENIT LALU — Angkatan Laut IRGC mengumumkan penutupan Selat Hormuz. Penutupan berlaku seketika. Tidak ada batas waktu pembukaan kembali.

Keputusan ini langsung mengguncang pasar minyak dunia. Jalur tersebut memasok 21 juta barel per hari. Itu setara seperlima kebutuhan minyak global. Harga minyak langsung melonjak.

Detail Pengumuman

Pernyataan resmi disampaikan melalui radio navigasi. Semua kapal sipil dan militer dilarang melintas. IRGC menyatakan langkah ini bersifat permanen hingga pemberitahuan baru.

  • Pengumuman terjadi pukul 09.30 pagi waktu Teheran.
  • Kapal patroli IRGC sudah dikerahkan ke titik sempit selat.
  • Belum ada alasan resmi yang diungkap.

Reaksi Pasar dan Negara

Bursa minyak global langsung bergejolak. Kontrak berjangka Brent melompat hampir 7 persen dalam semenit. Analis menyebut ini kejutan terbesar sejak krisis 2019.

Amerika Serikat menyatakan prihatin. Armada Kelima AS di Bahrain siaga tinggi. Jepang dan Korea Selatan menggelar rapat darurat keamanan energi. “Ini situasi sangat serius,” ujar sumber diplomatik.

Konteks Strategis

Selat Hormuz adalah titik tersempit bagi ekspor minyak Timur Tengah. Iran telah lama mengancam akan memblokirnya jika tertekan. Ketegangan kali ini dipicu sanksi baru terhadap program nuklir Tehran.

  • Lebar selat hanya 33 kilometer di titik tersempit.
  • Iran memiliki ratusan rudal anti-kapal yang mengunci area itu.
  • Latihan militer besar IRGC digelar dua minggu lalu di lokasi sama.

Dampak Langsung Pelayaran

Ratusan kapal tanker kini tertahan di kedua sisi selat. Asuransi pelayaran langsung meroket. Premi asuransi risiko perang untuk kawasan Teluk naik 200 persen.

Beberapa perusahaan pelayaran internasional mengalihkan rute. Mereka memilih memutar lewat Tanjung Harapan jika situasi berlanjut. Namun opsi itu menambah waktu tempuh 10 hari dan biaya besar.

Reaksi OPEC dan Konsumen Utama

OPEC belum mengeluarkan pernyataan darurat. Namun anggota seperti Arab Saudi dan UEA dikabarkan siap menambah pasokan. “Kami memantau situasi,” kata sumber internal OPEC.

India dan Tiongkok sebagai importir terbesar minyak Iran mulai mencari alternatif. Kedua negara mengandalkan cadangan strategis minyak untuk 90 hari ke depan. Pemerintah Indonesia juga bersiap menghadapi lonjakan harga BBM domestik.

Update Terkini

UPDATE 15 menit lalu: Saksi mata di pelabuhan Bandar Abbas melaporkan puluhan kapal tanker menunda pelayaran. Belum ada tanda-tanda konflik bersenjata. Namun, suasana di pangkalan militer Iran dilaporkan siaga penuh. Pantauan udara menunjukkan aktivitas militer meningkat. Situasi di kawasan dilaporkan sangat tegang.

Iran belum merespons permintaan klarifikasi dari PBB. Dewan Keamanan dijadwalkan menggelar sidang darurat besok pagi. Tim Beritatercepat terus memantau setiap detik perkembangan.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User