Kane Puji Mentalitas Inggris Usai Comeback Dramatis Singkirkan Norwegia
BARU SAJA: Kapten Inggris Harry Kane menegaskan mentalitas petarung skuadnya menjadi fondasi utama kebangkitan spektakuler yang menyingkirkan Norwegia dari panggung internasional. Dalam duel yang berg...
BARU SAJA: Kapten Inggris Harry Kane menegaskan mentalitas petarung skuadnya menjadi fondasi utama kebangkitan spektakuler yang menyingkirkan Norwegia dari panggung internasional. Dalam duel yang bergulir di Wembley Stadium, laju Three Lions hampir terhenti sebelum amarah kolektif memicu tiga gol dalam 20 menit terakhir.
Jalannya Laga: Dari Mimpi Buruk ke Pesta
Norwegia mengejutkan publik tuan rumah melalui gol cepat Erling Haaland pada menit ke-12, memanfaatkan kelengahan lini belakang Inggris. Keunggulan itu bertahan hingga turun minum dan sempat menggandakan skor lewat sontekan Martin Ødegaard di menit ke-51. Papan skor 0-2 membuat Wembley senyap.
Gawang Inggris yang dijaga Jordan Pickford terus digempur, namun penyelamatan krusial di menit ke-65 menjadi titik balik. Pelatih Gareth Southgate memasukkan pemain berenergi, dan perubahan itu langsung terasa. Tendangan bebas Harry Kane dari jarak 25 meter merobek jala pada menit ke-71, membakar semangat 90.000 suporter. Tujuh menit berselang, sundulan John Stones menyamakan kedudukan setelah sepak pojok cepat. Drama puncak terjadi di menit ke-88: umpan terobosan Jude Bellingham diselesaikan Kane dengan chip dingin, memastikan kemenangan 3-2 yang menggetarkan.
Mentalitas Juara di Mata Sang Kapten
Usai laga, Kane bicara lantang tentang karakter tim. “Saya sangat bangga. Kami tidak panik meski situasi sulit. Ini tentang kepercayaan satu sama lain,” ujarnya dalam konferensi pers. Ia menyoroti momen ketika banyak tim akan menyerah, namun Inggris justru mengencangkan tekanan. “Kami terus berkomunikasi, terus percaya pada rencana permainan. Mentalitas itu yang membawa kami melewati ujian berat malam ini,” tambahnya.
Statistik mencatat penguasaan bola Inggris mencapai 63 persen, dengan 9 tembakan tepat sasaran dari 17 percobaan. Kane sendiri mencatatkan 4 tembakan kunci dan 2 gol, membuktikan ketajamannya di momen krusial. Pengamat menyebut comeback ini sebagai salah satu yang terhebat dalam sejarah turnamen, menyamai semangat generasi 1996.
Dampak untuk Langkah Selanjutnya
Kemenangan ini mengantarkan Inggris ke babak berikutnya dan sekaligus menjadi pernyataan tegas bahwa mereka adalah kandidat serius juara. Kane menolak anggapan berlebihan, namun mengakui momen ini bisa menjadi batu pijakan psikologis. “Kami baru saja melewati badai. Jika terus seperti ini, tidak ada yang mustahil,” tegasnya.
Update terkini, tim medis mengonfirmasi tidak ada cedera serius pasca bentrokan di babak pertama. Latihan pemulihan dijadwalkan besok pagi, sementara staf pelatih sudah mempersiapkan analisis lawan berikutnya. Di sisi lain, Norwegia harus menerima kenyataan pahit tersingkir di fase awal, meski Haaland dan kolega tampil garang di awal pertandingan. Saksi mata di stadion melaporkan suasana haru sekaligus euforia yang meledak begitu peluit panjang berbunyi.
Baca juga:
Comments (0)