Respons Bambang Pacul soal Jateng Ingin Dijadikan ‘Kandang Gajah’

Jakarta – Politisi senior dan Ketua DPP PDI Perjuangan, Bambang Wuryanto yang akrab disapa Bambang Pacul, memberikan tanggapan santai namun penuh makna terkait pernyataan Partai Solidaritas Indon

Jul 07, 2026 - 22:53
0 0
Respons Bambang Pacul soal Jateng Ingin Dijadikan ‘Kandang Gajah’

Jakarta – Politisi senior dan Ketua DPP PDI Perjuangan, Bambang Wuryanto yang akrab disapa Bambang Pacul, memberikan tanggapan santai namun penuh makna terkait pernyataan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menyebut ingin mengubah Jawa Tengah menjadi “kandang gajah”. Pacul menilai bahwa setiap orang atau partai politik berhak menyuarakan ambisi dan keinginannya, tetapi implementasi di lapangan merupakan cerita yang berbeda.

Pernyataan tersebut disampaikan Pacul saat dijumpai awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (7/7/2026). Ia menekankan bahwa keinginan hanyalah titik awal, sementara perjalanan mewujudkannya memerlukan langkah konkret yang tidak selalu mudah.

“Gini lho, orang punya keinginan kok. Orang punya keinginan diucapkan. Apakah keinginan tersebut kemudian di-breakdown menjadi langkah-langkah yang nyata untuk mewujudkan keinginannya, nah itu kan nanti di lapangan,” ujar Pacul.

Pernyataan PSI yang berniat menjadikan Jawa Tengah sebagai “kandang gajah” mendapat sorotan luas karena provinsi tersebut selama ini dikenal sebagai basis tradisional PDI Perjuangan. Metafora “gajah” sering digunakan untuk menggambarkan partai besar dengan akar kuat, sehingga PSI—partai yang relatif muda—ingin membangun kekuatan signifikan di wilayah yang secara historis dikuasai PDIP.

Sebelumnya, sebagaimana dilaporkan oleh Beritatercepat.com, pernyataan PSI tersebut telah memicu balasan dari kader PDIP yang menyebut langkah itu sekadar pencitraan atau panjat sosial (pansos). Dinamika saling balas antara kedua partai ini mencerminkan persaingan politik yang semakin memanas menjelang kontestasi elektoral berikutnya.

Bambang Pacul tidak menampik bahwa partainya menyadari potensi persaingan di Jawa Tengah. Namun, ia mengingatkan bahwa retorika politik harus dibarengi dengan strategi yang matang serta pemahaman mendalam terhadap karakteristik pemilih di daerah. “Bicara itu mudah, tapi mengubahnya menjadi dukungan nyata di bilik suara butuh kerja keras, konsistensi, dan tentu saja rekam jejak yang jelas,” imbuhnya.

Pernyataan PSI sendiri dinilai sejumlah pengamat politik sebagai sinyal agresivitas partai yang ingin mendobrak hegemoni partai-partai besar di pulau Jawa. Namun, belum ada rincian langkah konkret dari PSI mengenai bagaimana mereka akan mewujudkan ambisi tersebut. Apakah akan melalui rekrutmen kader akar rumput secara masif, strategi komunikasi publik, atau pendekatan lain, masih menjadi pertanyaan.

Sementara itu, PDIP tampak tenang menghadapi gempuran narasi dari partai lain. Sikap Pacul yang cenderung meremehkan namun tetap terbuka terhadap persaingan menunjukkan kepercayaan diri partai yang sudah berpengalaman mengelola basis massa di Jawa Tengah. “Kami tidak alergi pada kompetisi. Tapi ya silakan saja dibuktikan di lapangan. Kami sudah kerja bertahun-tahun, biar rakyat yang menilai,” tutup Pacul.

Laporan ini dikutip dari wawancara langsung awak media Beritatercepat.com dengan Bambang Pacul di Kompleks Parlemen.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tasya-kamila

Reporter Teknologi. Reporter teknologi terkini dan rilis produk.

Comments (0)

User