RANS Entertainment Resmi IPO, Saham Perdana Melantai di BEI
JAKARTA — PT RANS Entertainment Indonesia Tbk resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 10 Juli 2026, menandai babak bar
JAKARTA — PT RANS Entertainment Indonesia Tbk resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 10 Juli 2026, menandai babak baru perjalanan perusahaan media dan hiburan milik pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina tersebut. Perseroan melepas sebanyak 2,1 miliar lembar saham atau setara 15% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran Rp280 per saham, sehingga total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp588 miliar. Langkah ini menjadikan RANS sebagai salah satu perusahaan “selebriti-led” pertama yang sukses menembus lantai bursa Tanah Air.
Kronologi Pencatatan Perdana
Upacara pencatatan saham perdana berlangsung di Main Hall BEI, Gedung Bursa Efek Indonesia, SCBD, Jakarta Selatan. Berdasarkan pantauan di lokasi, berikut rangkaian acara yang berlangsung:
- Pukul 08.30 WIB — Jajaran direksi dan komisaris RANS tiba di gedung BEI, disambut oleh Direktur Penilaian Perusahaan BEI.
- Pukul 09.00 WIB — Pembukaan resmi oleh Direktur Utama BEI, diikuti seremoni penyerahan sertifikat pencatatan kepada direksi RANS.
- Pukul 09.15 WIB — Raffi Ahmad selaku Komisaris Utama menekan tombol sirene sebagai simbol dimulainya perdagangan saham dengan kode RANS.
- Pukul 09.20 WIB — Harga saham RANS dibuka pada level Rp305, naik 8,93% dari harga IPO dalam hitungan menit pertama.
- Pukul 10.00 WIB — Konferensi pers dengan awak media, dihadiri lebih dari 70 jurnalis dari berbagai platform.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama RANS Entertainment, Andika Pratama, menyampaikan bahwa momentum IPO ini telah dipersiapkan selama lebih dari dua tahun. “Kami tidak ingin sekadar ‘go public’ sebagai sensasi. Ini adalah strategi jangka panjang untuk memperkuat struktur permodalan dan memperluas ekosistem hiburan digital kami,” ujarnya.
Penggunaan Dana IPO
Berdasarkan prospektus yang telah dipublikasikan, manajemen mengalokasikan dana hasil IPO untuk tiga prioritas utama:
- 40% (sekitar Rp235,2 miliar) — Ekspansi konten digital melalui akuisisi studio animasi dan pengembangan platform streaming in-house bernama RANSplay.
- 35% (sekitar Rp205,8 miliar) — Pembangunan RANS Creative Hub di kawasan BSD City, Tangerang, yang ditargetkan rampung pada kuartal III 2027.
- 25% (sekitar Rp147 miliar) — Modal kerja, termasuk rekrutmen talenta kreatif dan peningkatan infrastruktur produksi.
Langkah agresif ini, menurut analis dari Pilarmas Investindo, Maximilianus Nico Demus, cukup berani namun sejalan dengan tren industri. “Dengan basis pengikut lebih dari 120 juta di seluruh platform media sosial, RANS memiliki keunggulan distribusi yang jarang dimiliki emiten konvensional. Tantangannya adalah mengonversi ‘followers’ menjadi ‘revenue’ yang konsisten,” ujarnya dalam wawancara terpisah.
Kinerja Keuangan Pra-IPO
Mengacu laporan keuangan per 31 Maret 2026, RANS Entertainment membukukan pendapatan sebesar Rp412 miliar dalam 12 bulan terakhir, tumbuh 27% secara tahunan. Laba bersih tercatat Rp68 miliar dengan margin bersih 16,5%. Sumber pendapatan terbesar masih berasal dari iklan digital (45%), diikuti endorsement dan kolaborasi brand (30%), serta event dan lisensi (25%).
Dengan kapitalisasi pasar pasca-IPO yang diperkirakan mencapai Rp3,92 triliun, RANS menjadi emiten sektor hiburan dengan valuasi tertinggi kedua setelah PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK).
“Ini adalah validasi bahwa ekonomi kreator di Indonesia sudah matang. Keberhasilan RANS di bursa akan membuka jalan bagi content creator dan artis lain untuk serius mempertimbangkan pasar modal sebagai instrumen ekspansi,” — Fajar Wibowo, Pengamat Ekonomi Digital Universitas Gadjah Mada.
Respons Pasar dan Investor
Antusiasme investor ritel terhadap saham RANS terbilang tinggi. Data e-IPO menunjukkan total permintaan mencapai 3,8 kali lipat dari jumlah saham yang ditawarkan, dengan lebih dari 45.000 investor mengajukan pemesanan. Porsi pooling allotment untuk investor ritel pun mengalami kelebihan permintaan signifikan di hari pertama penawaran.
Direktur Utama BEI, Iman Rachman, menyambut baik pencatatan ini. “RANS membawa warna baru bagi pasar modal Indonesia. Kami berharap ini menjadi katalis bagi perusahaan di sektor ekonomi kreatif untuk memanfaatkan pasar modal,” katanya.
[SOCIAL_TWEET]: Saham @RANSEntertain resmi melantai di BEI hari ini! 🎉 IPO senilai Rp588 miliar oversubscribed 3,8x. Dari konten kreator jadi emiten — ini sejarah baru ekonomi digital Indonesia! 🚀 #IPO #SahamRANS #EkonomiKreatif[SOCIAL_TG]: 🔔 BREAKING: Saham RANS Entertainment resmi tercatat di BEI! Kode: RANS. Harga IPO Rp280, debut di Rp305 (+8,93%). Total dana dihimpun: Rp588 miliar.
Comments (0)