Presiden Lukashenko Sebut Indonesia Mitra Penting Belarus di Asia Tenggara

Jakarta – Presiden Belarus, Aleksandr Lukashenko, secara tegas menempatkan Indonesia sebagai mitra paling strategis negaranya di kawasan Asia Tenggara. Pernyataan itu disampaikan langsung di hada

Jul 08, 2026 - 05:01
0 0
Presiden Lukashenko Sebut Indonesia Mitra Penting Belarus di Asia Tenggara

Jakarta – Presiden Belarus, Aleksandr Lukashenko, secara tegas menempatkan Indonesia sebagai mitra paling strategis negaranya di kawasan Asia Tenggara. Pernyataan itu disampaikan langsung di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam konferensi pers bersama di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (2/7/2026).

Dalam suasana hangat kunjungan kenegaraan tersebut, Lukashenko tidak ragu mengungkapkan bahwa keberadaan satu sahabat sejati di Asia Tenggara sudah melampaui segala ekspektasi.

“Indonesia akan selalu menjadi salah satu partner penting Belarus di Asia Tenggara. Dan tahukah Anda, jika ada cuma satu teman di Asia Tenggara, bagi saya itu cukup,” ujar Lukashenko.

Pernyataan bernada diplomatis sekaligus personal ini menjadi penegasan atas eratnya relasi yang terus dibangun Minsk dan Jakarta. Bagi Belarus, Indonesia bukan hanya pasar potensial, melainkan pilar stabilitas dan gerbang utama menuju kawasan yang dinamis.

Pertemuan bilateral tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan konkret. Berdasarkan pantauan Beritatercepat.com, kedua negara menandatangani tujuh nota kesepahaman (MoU) yang mencakup kerja sama di bidang pelaporan transaksi keuangan mencurigakan, penanggulangan terorisme, hingga sektor industri dan perdagangan. Langkah ini diharapkan memperkuat fondasi keamanan ekonomi dan pertukaran informasi intelijen keuangan antara Belarus dan Indonesia.

Prabowo sendiri, dalam kesempatan yang sama, menyambut hangat kunjungan mitranya dan menyatakan optimisme terhadap pengembangan kemitraan di berbagai sektor non-tradisional. Ia menekankan bahwa Indonesia membuka pintu selebar-lebarnya bagi investasi dan alih teknologi dari Belarus, terutama yang berkaitan dengan industri alat berat, pupuk, dan produk susu yang selama ini menjadi andalan ekspor Belarus ke Tanah Air.

Hubungan diplomatik Indonesia-Belarus telah berjalan selama lebih dari tiga dekade. Meski volume perdagangan masih relatif kecil dibanding mitra dagang utama Indonesia lainnya, tren peningkatan kerja sama menunjukkan grafik positif. Kedatangan Lukashenko ke Jakarta kali ini menjadi tonggak baru yang mempertegas komitmen Belarus untuk tidak lagi sekadar memandang Indonesia sebagai pasar tradisional, melainkan sebagai rekan strategis jangka panjang di tengah dinamika geopolitik global.

Analis ekonomi politik dari Universitas Indonesia menilai kunjungan ini sebagai sinyal penting pengalihan perhatian Belarus ke Asia, seiring dengan tekanan sanksi dari Barat. “Indonesia menjadi pilihan rasional bagi Belarus untuk mendiversifikasi mitra,” ujar seorang pengamat yang dimintai pendapat oleh media kami.

Dengan berakhirnya pertemuan tersebut, kedua kepala negara sepakat membentuk forum konsultasi bilateral tahunan untuk mempercepat realisasi kesepakatan dan membuka peluang kolaborasi baru. Sederet MoU yang telah diteken menjadi bukti bahwa pernyataan ‘satu sahabat sejati’ Lukashenko bukan sekadar retorika, melainkan fondasi kebijakan luar negeri Belarus di Asia Tenggara yang kian solid dan fokus.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
yoga-mahendra

Editor Breaking. Editor breaking news dan peristiwa terkini.

Comments (0)

User