Pramono Buka 2.843 Lowongan Kerja, Hanya Syarat KTP Jakarta: Sehari Didaftar 100.000 Orang
Beritatercepat.com, Jakarta — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi membuka rekrutmen besar-besaran untuk mengisi 2.843 posisi lowongan kerja. Gubernur Jakarta Pramono Anung menegaskan
Beritatercepat.com, Jakarta — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi membuka rekrutmen besar-besaran untuk mengisi 2.843 posisi lowongan kerja. Gubernur Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa syarat pendaftaran dibuat sangat sederhana dan inklusif, yakni hanya bermodalkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta, tanpa memandang latar belakang pendidikan formal.
Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Pramono di hadapan publik dan awak media saat menghadiri sebuah acara di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan. Dalam kesempatan itu, ia menyebut langkah ini sebagai wujud konkret keberpihakan pemerintah daerah terhadap angkatan kerja lokal yang sering kali terhambat oleh persyaratan administratif yang rumit.
"Jakarta sudah konkret membuka lowongan kerja 2.843 lowongan kerja yang syaratnya hanya orang mau kerja dan KTP Jakarta. Nggak perlu SD, SMP, SMA nggak perlu," ujar Pramono dengan nada antusias, seperti dilaporkan tim media kami dari lokasi.
Kebijakan penyederhanaan syarat ini merupakan terobosan baru. Biasanya, lowongan pekerjaan—terutama di sektor pemerintahan atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)—sangat ketat menerapkan batasan ijazah minimal. Namun kali ini, Pemprov DKI berfokus pada semangat dan kemauan warga untuk bekerja, membuka pintu selebar-lebarnya bagi mereka yang mungkin selama ini terpinggirkan karena tidak memiliki gelar akademik.
Meski sudah mempersiapkan skema rekrutmen massal ini, Pramono mengaku tetap terkejut dengan respons luar biasa dari warga Jakarta. Antusiasme publik di luar dugaan. Hanya dalam tempo satu hari setelah portal pendaftaran dibuka, tercatat lebih dari 100.000 warga telah memasukkan lamaran untuk memperebutkan ribuan posisi yang tersedia. Angka ini menunjukkan betapa tingginya kebutuhan dan hasrat masyarakat Jakarta untuk mendapatkan akses pekerjaan yang layak.
Lonjakan pendaftar hingga menyentuh angka seratus ribu dalam 24 jam itu menjadi sinyal kuat bahwa program-program ketenagakerjaan yang langsung menyentuh akar masalah sangat dinantikan oleh publik. Pramono tidak merinci secara detail jenis pekerjaan apa saja yang ditawarkan dalam lowongan tersebut, namun ia menekankan bahwa pemerintah siap menyalurkan tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan di berbagai lini pemerintahan dan perusahaan daerah.
Langkah ini juga dinilai sebagai strategi Pemprov DKI untuk menekan angka pengangguran terbuka di ibu kota pascapandemi serta memperkuat daya beli masyarakat kelas bawah hingga menengah. Dengan menghapus sekat-sekat formalitas seperti ijazah, pemerintah memberi kesempatan kepada warga yang memiliki keterampilan non-formal atau pengalaman kerja lapangan untuk bersaing secara sehat.
Hingga berita ini diturunkan, Pemprov DKI masih membuka kesempatan bagi warga ber-KTP DKI untuk mendaftar. Namun melihat membludaknya jumlah pendaftar yang mencapai lebih dari seratus ribu orang hanya dalam satu hari, persaingan untuk mendapatkan satu dari 2.843 kursi lowongan yang tersedia dipastikan akan berlangsung sangat ketat. Media kami akan terus memantau perkembangan proses rekrutmen serta kejelasan mengenai penempatan kerja bagi para pendaftar tersebut.
Comments (0)