Polisi Ungkap Motif Warga Aniaya ODGJ hingga Tewas di Sumut
Beritatercepat.com, Jakarta — Seorang pria berinisial EVSD (29) ditangkap oleh aparat kepolisian setelah melakukan penganiayaan berat terhadap seorang warga yang diketahui mengalami gangguan jiwa (
Beritatercepat.com, Jakarta — Seorang pria berinisial EVSD (29) ditangkap oleh aparat kepolisian setelah melakukan penganiayaan berat terhadap seorang warga yang diketahui mengalami gangguan jiwa (ODGJ) hingga meregang nyawa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Korban berinisial JKK (57) tewas setelah dianiaya pelaku yang mengaku kesal lantaran sepeda motor miliknya dibalikkan oleh korban saat sedang mengamuk.
Kronologi penangkapan ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Karo, AKP Hizkia Siagian, melalui laporan media kami pada Sabtu (4/7). Ia menjelaskan bahwa pelaku merupakan pemilik sah kendaraan bermotor yang menjadi objek kemarahan saat insiden tersebut berlangsung. “Iya, karena kesal (motor dibalikkan),” ujar AKP Hizkia saat memberikan keterangan kepada awak media kami.
Menurut keterangan resmi yang dihimpun dari laporan kepolisian, peristiwa tragis ini bermula ketika korban yang diduga tengah dalam kondisi gangguan kejiwaan kambuh, tiba-tiba mendatangi sepeda motor milik pelaku dan membalikkannya. Tindakan korban tersebut sontak menyulut kemarahan EVSD, yang kemudian melampiaskan kekesalannya dengan melakukan penganiayaan fisik hingga JKK tak sadarkan diri. Meski sempat mendapat pertolongan, nyawa korban tidak tertolong akibat luka-luka yang dideritanya.
“Iya, karena kesal (motor dibalikkan),” tegas AKP Hizkia Siagian dalam keterangan resminya.
Pihak kepolisian saat ini terus mendalami kasus ini untuk mengungkap secara terang benderang rangkaian peristiwa yang mengarah pada tindak kekerasan fatal tersebut. Termasuk memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi dan mengumpulkan barang bukti tambahan guna melengkapi berkas perkara. Pelaku EVSD kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan dijerat dengan pasal-pasal terkait penganiayaan yang mengakibatkan kematian.
Media kami juga memperoleh informasi bahwa latar belakang korban sebagai orang dengan gangguan jiwa telah diketahui warga sekitar. Kejadian ini pun memicu keprihatinan publik mengenai pentingnya penanganan dan perlindungan yang lebih manusiawi bagi para ODGJ di lingkungan masyarakat, khususnya dalam situasi-situasi yang berpotensi memicu konflik.
Comments (0)