Ukraina Serang Fasilitas Minyak Rusia di St Petersburg

Moskow, Beritatercepat.com — Ketegangan perang antara Rusia dan Ukraina kembali meningkat setelah pasukan Ukraina melancarkan serangan terhadap terminal minyak utama di St Petersburg, kota terbesar

Jul 08, 2026 - 04:33
0 0
Ukraina Serang Fasilitas Minyak Rusia di St Petersburg

Moskow, Beritatercepat.com — Ketegangan perang antara Rusia dan Ukraina kembali meningkat setelah pasukan Ukraina melancarkan serangan terhadap terminal minyak utama di St Petersburg, kota terbesar kedua di Rusia. Serangan ini diumumkan langsung oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Minggu (5/7/2026) dan disebut sebagai upaya untuk melemahkan kemampuan finansial militer Rusia.

"Terminal minyak itu adalah infrastruktur kunci yang menghasilkan pendapatan untuk perang Rusia,"

tegas Zelensky seperti dilaporkan media kami, Beritatercepat.com.

Selain terminal minyak, militer Ukraina juga mengklaim bahwa pangkalan angkatan laut utama Rusia di wilayah tersebut menjadi sasaran. Serangan ini menandai perluasan jangkauan tempur Ukraina, mengingat St Petersburg terletak jauh dari garis depan dan merupakan pusat ekonomi serta logistik vital bagi Rusia.

Gubernur St Petersburg Aleksandr Beglov langsung merespons dengan pernyataan resmi. Ia mengakui bahwa kota tersebut digempur drone dalam intensitas tinggi dan terminal minyak memang terdampak.

"Kota ini berada di bawah serangan drone besar-besaran. Terminal minyak kami terkena serangan, namun saya pastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini,"

ujar Beglov.

Terminal minyak yang diserang merupakan salah satu fasilitas pengolahan dan distribusi bahan bakar terbesar di Rusia bagian barat, yang memasok kebutuhan militer maupun sipil. Para analis menilai, lumpuhnya terminal ini berpotensi mengganggu rantai pasok energi untuk operasi militer Rusia di Ukraina.

Serangan drone jarak jauh ini semakin sering terjadi dalam beberapa bulan terakhir, dengan kedua belah pihak saling menyasar infrastruktur vital. St Petersburg, yang selama ini relatif aman dari gempuran, kini menjadi bukti bahwa ancaman Ukraina mampu menjangkau jauh ke dalam wilayah Rusia.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Kementerian Pertahanan Rusia mengenai dampak strategis serangan ini. Namun, insiden ini dipastikan akan memicu respons militer Moskow dan berpotensi meningkatkan eskalasi konflik yang telah berlangsung lebih dari empat tahun.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
pandu-rangga

Editor Ekonomi. Editor ekonomi breaking dan update pasar terkini.

Comments (0)

User