GUNUNG DAISETSUZAN — Beruang Cokelat Hadang Jalur, 4 Pendaki Dievakuasi Helikopter

SAPPORO — Drama penyelamatan udara terjadi di Gunung Daisetsuzan, Hokkaido, ketika empat pendaki terpaksa dievakuasi menggunakan helikopter setelah seekor

Jul 08, 2026 - 04:33
0 0
GUNUNG DAISETSUZAN — Beruang Cokelat Hadang Jalur, 4 Pendaki Dievakuasi Helikopter
SAPPORO — Drama penyelamatan udara terjadi di Gunung Daisetsuzan, Hokkaido, ketika empat pendaki terpaksa dievakuasi menggunakan helikopter setelah seekor beruang cokelat memblokir jalur pendakian. Keempat korban terjebak selama lebih dari tiga jam tanpa kemampuan bergerak maju atau mundur sebelum akhirnya tim SAR diterjunkan.

KRONOLOGI HADANGAN DI JALUR TENGAH GUNUNG

Insiden bermula pada Sabtu sore ketika salah satu pendaki yang tengah dalam perjalanan turun melakukan kontak mata langsung dengan predator puncak Hokkaido tersebut. Posisi beruang yang hanya berjarak 50 meter di depan jalur membuat situasi langsung berstatus darurat.

  1. 14:30 Waktu Setempat — Seorang pria berusia 60-an yang sedang menuruni Gunung Daisetsuzan setinggi 2.141 meter mendeteksi keberadaan beruang cokelat di depannya. Jarak pandang yang ekstrem dekat memaksanya menghentikan seluruh pergerakan.
  2. Fase Kebuntuan — Empat pendaki tidak bisa melanjutkan penurunan maupun berbalik naik. Beruang bertahan di area tersebut, menciptakan blokade alami yang tidak bisa dilewati tanpa risiko serangan fatal.
  3. Durasi Jebakan 3,5 Jam — Setelah menunggu selama periode kritis tanpa tanda-tanda beruang menjauh, kelompok memutuskan menghubungi layanan darurat menggunakan perangkat komunikasi gunung.
  4. Respon Udara — Helikopter penyelamat dikerahkan ke titik koordinat pendaki. Proses evakuasi dilakukan secara bertahap mengangkut keempat korban dari ketinggian.

DETIK-DETIK KEPUTUSAN EVAKUASI UDARA

Menurut laporan otoritas setempat, keputusan menggunakan helikopter diambil karena tidak ada rute alternatif yang memungkinkan pendaki menghindari beruang tanpa memasuki area berbahaya. Gunung Daisetsuzan, yang merupakan bagian dari Taman Nasional Daisetsuzan, dikenal sebagai habitat dengan kepadatan beruang cokelat tertinggi di Jepang.

Pria berusia 60-an yang pertama kali melihat beruang tersebut menjadi pihak yang paling terpapar risiko karena posisinya sebagai orang terdepan dalam rombongan turun. Prosedur standar pendakian menyatakan bahwa kontak mata langsung pada jarak di bawah 100 meter dengan beruang cokelat termasuk situasi mengancam jiwa.

Keempat pendaki berhasil dievakuasi tanpa cedera fisik, namun tim SAR mengonfirmasi bahwa korban mengalami stres akut dan hipotermia ringan akibat paparan angin gunung selama masa tunggu panjang. Suhu di ketinggian 2.000 meter Daisetsuzan pada sore hari dapat turun drastis hingga di bawah 5 derajat Celsius bahkan di musim panas.

Otoritas Taman Nasional Daisetsuzan telah menutup sementara jalur pendakian di sektor insiden untuk penyelidikan pola pergerakan beruang dan kemungkinan adanya anak beruang di sekitar lokasi yang memicu perilaku defensif satwa tersebut.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User