Orang Tua Ambil Cuti dan Bangun Subuh Demi Hari Pertama Sekolah

Momen haru pecah di SDN Warakas 01 Pagi, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Para ayah nekat tinggalkan pabrik demi antar si kecil ke gerbang sekolah. Sementara ibu-ibu rela bangun pukul 04.30 subuh hanya u...

Jul 13, 2026 - 11:53
0 0
Orang Tua Ambil Cuti dan Bangun Subuh Demi Hari Pertama Sekolah

Momen haru pecah di SDN Warakas 01 Pagi, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Para ayah nekat tinggalkan pabrik demi antar si kecil ke gerbang sekolah. Sementara ibu-ibu rela bangun pukul 04.30 subuh hanya untuk menyiapkan bekal tiga porsi sekaligus. Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (13/7), berubah menjadi panggung pengorbanan orang tua.

Fakta Kunci Hari Pertama MPLS

  • 128 siswa baru diterima di SDN Warakas 01 Pagi tahun ini.
  • Mereka dibagi ke dalam empat rombongan belajar.
  • Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Awaludin, memastikan persiapan sudah rampung sejak Sabtu-Minggu.
  • Penyambutan peserta didik baru dirancang apik tanpa kendala berarti.
  • Hari pertama menjadi momen perdana bagi ratusan anak menginjak jenjang SD.

Suprianto: Tinggalkan Pabrik Demi Antarkan Abinaya

Suprianto (50) tak peduli kehilangan upah harian. Pria yang sehari-hari bekerja serabutan ini sengaja mengajukan cuti pada sang mandor. Baginya, menyaksikan putra bungsunya, Abinaya, melangkah pertama kali ke dunia sekolah adalah pengalaman yang enggan ia lewatkan. Meski biasanya ia tak pernah absen, kali ini ia mengorbankan waktu kerjanya. Rasa senang terpancar jelas dari raut wajahnya saat tiba di gerbang sekolah.

Sonia: Bangun Subuh, Bekal Tiga Porsi

Sonia (36) memulai hari lebih awal dari biasanya. Tepat pukul 04.30 WIB, dapur kecilnya sudah mengepul. Ia harus menyiapkan bekal untuk tiga anak: satu di SD, satu di SMP, dan satu lagi di SMA. Tak hanya bekal, seragam tiga setel harus disetrika rapi. Ia mengaku kerepotan, namun rasa antusiasme membuat semua terasa ringan. Urusan bekal tiga porsi dan gosok baju tiga setel justru menjadi cambuk semangatnya. Baginya, repot ini adalah kebahagiaan yang dinikmati.

Kesi: Bagi Perhatian Antara SD dan SMA

Kesi (43) juga harus pandai membagi waktu. Pagi itu, ia mengantar putri bungsunya, Vika, yang baru masuk kelas 1 SD. Sementara kakak Vika sudah harus berangkat ke SMA. Dua jenjang yang kontras: satu masih malu-malu, satu sudah remaja mandiri. Ia berujar bahwa tantangan ini menuntutnya untuk cekatan mengurus keduanya sekaligus.

Suasana SDN Warakas 01 Pagi begitu meriah. Guru-guru menyambut dengan senyum lebar. Wajah-wajah polos siswa baru tampak antusias. MPLS hari pertama menjadi simbol bahwa pendidikan adalah perjuangan bersama: sekolah, orang tua, dan anak.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User