NasDem Usulkan Arsitek Masjid Istiqlal Friedrich Silaban Jadi Pahlawan Nasional
JAKARTA — Fraksi Partai NasDem DPR RI BARU SAJA menginisiasi pembahasan pengusulan Friedrich Silaban sebagai Pahlawan Nasional. Arsitek legendaris perancang Masjid Istiqlal itu dinilai layak mendapa...
JAKARTA — Fraksi Partai NasDem DPR RI BARU SAJA menginisiasi pembahasan pengusulan Friedrich Silaban sebagai Pahlawan Nasional. Arsitek legendaris perancang Masjid Istiqlal itu dinilai layak mendapat gelar kehormatan tertinggi negara.
Siapa Friedrich Silaban?
Friedrich Silaban adalah arsitek Indonesia berdarah Batak yang lahir pada 16 Desember 1912 di Laguboti, Sumatera Utara. Namanya tercatat dalam sejarah arsitektur nasional sebagai perancang ikon kebanggaan umat Islam Indonesia.
Silaban wafat pada 14 Oktober 1984. Warisan karyanya tetap berdiri megah hingga kini.
Karya Agung Masjid Istiqlal
Masjid Istiqlal yang berdiri di jantung Ibu Kota menjadi bukti kejeniusan Silaban. Bangunan megah itu diresmikan tahun 1978 oleh Presiden Soeharto.
- Kapasitas: Mampu menampung lebih dari 200.000 jamaah
- Luas area: Mencapai 9,5 hektar di kawasan pusat Jakarta
- Kubah utama: Berdiameter 45 meter tanpa tiang penyangga
- Menara tunggal: Menjulang setinggi 66,66 meter
Desain Silaban menggabungkan estetika modern dengan filosofi Islam. Struktur beton bertulang menjadi ciri khas karyanya.
Alasan Pengusulan
Keputusan NasDem mengusulkan Silaban didasarkan pada beberapa pertimbangan penting:
- Kontribusi monumental terhadap identitas keagamaan bangsa
- Karya arsitektur yang menjadi simbol persatuan umat
- Pengakuan internasional terhadap kepiawaian desainnya
- Warisan abadi yang terus dinikmati generasi demi generasi
Ketua Fraksi NasDem menegaskan bahwa Silaban layak disejajarkan dengan pahlawan lainnya. Pengabdiannya melampaui batas waktu.
Proses Selanjutnya
Pengusulan gelar Pahlawan Nasional melalui mekanisme ketat. Pemerintah akan mengevaluasi berbagai aspek sebelum memberikan rekomendasi.
Kementerian Sosial menjadi pintu masuk utama proses verifikasi. Tim peneliti bakal mengkaji dokumen dan jejak perjuangan Silaban.
Presiden memiliki kewenangan final menetapkan gelar tersebut melalui Keputusan Presiden. DPR RI berperan memberikan rekomendasi resmi.
Dukungan Publik Menguat
Berbagai kalangan menyambut positif langkah NasDem. Akademisi arsitektur dan tokoh masyarakat Batak turut menyuarakan dukungan.
Saksi mata sejarah arsitektur Indonesia menilai Silaban sebagai pelopor tak tertandingi. Karya-karyanya menjadi rujukan arsitek nasional maupun internasional.
UPDATE: Pembahasan formal di komisi terkait DPR dijadwalkan berlangsung dalam pekan ini. Perkembangan terus dipantau secara intensif.
Baca juga:
Comments (0)