Momen Penghormatan di Landasan Udara
Suasana keakraban menyelimuti Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Kamis (2/7/2026). Presiden Prabowo Subianto secara langsung melepas kepulangan tamu kenegaraannya, Presid
Suasana keakraban menyelimuti Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Kamis (2/7/2026). Presiden Prabowo Subianto secara langsung melepas kepulangan tamu kenegaraannya, Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko, setelah keduanya baru saja menyelesaikan pertemuan bilateral yang produktif. Momen perpisahan ini tidak berlangsung secara protokoler biasa, melainkan diwarnai gestur saling hormat yang mencerminkan kedekatan hubungan kedua pemimpin.
Berdasarkan pantauan media kami, Presiden Prabowo berdiri tegak di bawah tangga pesawat saat Presiden Lukashenko bersiap menaiki pesawat kepresidenannya. Dengan sikap sempurna, Prabowo memberikan penghormatan yang langsung dibalas oleh Aleksandr Lukashenko dari ambang pintu pesawat. Adegan ini terekam jelas dan diunggah di akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet, memperlihatkan senyum tipis serta gestur hormat yang penuh respek dari kedua belah pihak. Pengamanan di sekitar area terlihat ketat, namun momen tersebut berhasil menjadi sorotan hangat publik.
Peta Jalan Kerja Sama 2026-2030
Pelepasan kenegaraan ini menjadi penanda rampungnya rangkaian dialog strategis antara Indonesia dan Belarus. Sebelum bertolak dari Halim, kedua kepala negara menggelar pembicaraan tertutup yang menghasilkan sebuah komitmen baru.
“Pertemuan ini menghasilkan peluncuran Road Map for Bilateral Cooperation 2026-2030,” demikian keterangan resmi yang dikutip dari laporan tim liputan kami.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa dokumen peta jalan tersebut merupakan bukti nyata dari komitmen bersama. Ia menyampaikan bahwa kerja sama bilateral antara Indonesia dan Belarus kini akan berjalan lebih terarah, terstruktur, serta memiliki target yang jelas dalam lima tahun ke depan. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi di berbagai sektor potensial yang menjadi kepentingan kedua bangsa.
Pengantaran langsung oleh Presiden Prabowo ke Halim Perdanakusuma ini dinilai sebagai simbol penghormatan tinggi terhadap tamu negara, sekaligus menegaskan arti penting hubungan bilateral yang telah terjalin. Dengan adanya peta jalan baru ini, kedua negara optimistis dapat meningkatkan volume perdagangan, investasi, maupun alih teknologi di masa mendatang.
Comments (0)