Jakarta — Prabowo Anugerahkan Bintang Adipurna ke PM Modi
Breaking News — Presiden RI Prabowo Subianto sore ini menganugerahkan tanda kehormatan tertinggi negara, Bintang Republik Indonesia Adipurna, kepada Perdan
Breaking News — Presiden RI Prabowo Subianto sore ini menganugerahkan tanda kehormatan tertinggi negara, Bintang Republik Indonesia Adipurna, kepada Perdana Menteri India Narendra Modi dalam sebuah upacara kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7/2026). Penghargaan langka ini diberikan langsung di hadapan delegasi kedua negara dan menegaskan babak baru hubungan bilateral yang kini mencapai Kemitraan Strategis Komprehensif.
Penganugerahan ini bukan sekadar seremoni protokoler. Presiden Prabowo secara eksplisit menyebut kepemimpinan Modi sebagai kunci utama dalam mendorong lompatan hubungan Indonesia-India, dari mitra tradisional menjadi aliansi strategis multidimensi. “Penghargaan ini sebagai pengakuan atas kepemimpinan beliau dan kontribusi beliau dalam mempererat hubungan Indonesia–India hingga mencapai tingkat Kemitraan Strategis Komprehensif,” tegas Prabowo dalam sambutannya.
Kronologi: Detik-Detik Penganugerahan Bersejarah
- Kedatangan Resmi. PM Modi tiba di Istana Merdeka pada pukul 15.30 WIB, disambut dentuman 19 tembakan kehormatan. Presiden Prabowo menjemput langsung di tangga utama.
- Pertemuan Empat Mata. Sebelum upacara, kedua pemimpin menggelar pembicaraan tertutup selama 45 menit yang membahas peta jalan kerja sama energi, pertahanan, dan perdagangan.
- Prosesi Penganugerahan. Prabowo mengenakan Bintang Adipurna — kalung emas dan patra bintang — kepada PM Modi di Ruang Kredensial. Modi menerimanya dengan penuh khidmat, mengenakan setelan kurta biru tua khas India.
- Pernyataan Pers Bersama. Kedua kepala pemerintahan mengumumkan tujuh pilar kerja sama baru yang akan diimplementasikan mulai kuartal ketiga 2026.
Bukan hanya Presiden Prabowo yang menggarisbawahi bobot penghargaan ini. Sumber internal Istana menyebut penganugerahan ini sengaja dirancang untuk mereplikasi momen historis 1950, ketika Indonesia memberikan Bintang Adipurna yang sama kepada Perdana Menteri pertama India, Jawaharlal Nehru. Artinya, Modi menjadi pemimpin India kedua yang menerima kehormatan tersebut sepanjang 76 tahun hubungan diplomatik kedua republik.
Fakta Kunci: Bintang Adipurna untuk Modi
- Kelas Tertinggi. Bintang Republik Indonesia Adipurna merupakan tanda kehormatan sipil paling prestisius yang bisa diberikan RI kepada kepala negara/pemerintahan asing.
- Alasan Strategis. Pemerintah menyoroti tiga kontribusi utama Modi: (1) Akselerasi Kemitraan Strategis Komprehensif yang diteken 2018, (2) Dukungan India terhadap proyek infrastruktur strategis Indonesia, dan (3) Penguatan kerja sama Indo-Pasifik yang menempatkan kedua negara sebagai poros stabilitas kawasan.
- Warisan Nehru. Dengan menyandingkan Modi dengan Nehru, Indonesia hendak mengirim sinyal bahwa “poros Jakarta-New Delhi” kembali menjadi prioritas tinggi, sama seperti era awal kemerdekaan.
- Dampak Langsung. Sesaat setelah penyematan, kedua delegasi menandatangani empat nota kesepahaman (MoU) di bidang transisi energi, keamanan siber, pertukaran pelajar, dan industri pertahanan.
Detail Kesepakatan: Enam Bidang Kerja Sama Kunci
Dalam keterangan pers bersama, Kepala Bakom merinci pilar-pilar kerja sama yang disepakati hari ini:
- Politik & Keamanan: Dialog maritim rutin 2+2 (menteri luar negeri dan pertahanan) serta latihan militer gabungan di Laut Natuna Utara kuartal I/2027.
- Ekonomi: Target perdagangan bilateral US$50 miliar pada 2030, naik dari US$35 miliar (2025). India akan mengimpor lebih banyak batu bara dan CPO Indonesia, sementara Indonesia membuka pasar farmasi dan tekstil India.
- Energi: India berkomitmen menanamkan investasi US$12 miliar di mega proyek pembangkit listrik tenaga surya terapung di Kalimantan Utara dan jaringan hidrogen hijau di Sulawesi.
- Pendidikan & Kesehatan: Beasiswa 5.000 mahasiswa Indonesia di IIT (Institut Teknologi India) dan pendirian rumah sakit jantung Apollo-Indonesia di Medan.
- Kebudayaan: Festival tahunan “Indonesia-India Cultural Corridor” mulai 2027 di Jakarta, Mumbai, dan Bali.
- Pertahanan: Transfer teknologi rudal BrahMos versi ekspor dan lisensi produksi amunisi kaliber kecil di PT Pindad.
Dengan penganugerahan Bintang Adipurna hari ini, Prabowo bukan hanya menghormati tamu negara, melainkan secara simbolik menegaskan peta aliansi barunya: poros Selatan-Selatan yang tangguh di tengah ketegangan geopolitik global.
Comments (0)