Menko Yusril Bentuk Satgas Khusus Berantas Mafia Hukum

JAKARTA — Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra baru saja mengumumkan pembentukan satuan tugas khusus untuk memberantas mafia hukum ...

Jul 13, 2026 - 21:47
0 0
Menko Yusril Bentuk Satgas Khusus Berantas Mafia Hukum

JAKARTA — Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra baru saja mengumumkan pembentukan satuan tugas khusus untuk memberantas mafia hukum di tubuh pemerintahan. Langkah ini diambil merespons laporan masyarakat yang kian masif.

Keputusan tersebut disampaikan dalam konferensi pers darurat di kantornya, Senin sore. Yusril menegaskan satgas akan bekerja tanpa pandang bulu. “Tidak ada tempat bagi oknum yang mempermainkan keadilan,” ujarnya dengan nada tegas. Ia mengklaim telah mengantongi sejumlah nama yang diduga kuat terlibat jaringan mafia hukum lintas instansi.

Fakta Kunci Pengumuman Satgas

  • Satgas dibentuk melalui Keputusan Menko yang langsung berlaku hari ini.
  • Personel gabungan dari Imigrasi, Pemasyarakatan, dan HAM.
  • Fokus pada tiga klaster: suap vonis, pemerasan di lapas, dan jual-beli status pengungsi.
  • Masa kerja satgas enam bulan, dapat diperpanjang.
  • Laporan masyarakat akan ditampung melalui kanal digital rahasia.

Target dan Strategi

Yusril memaparkan, satgas memiliki target spesifik. Pertama, menuntaskan 50 kasus dugaan permainan hukum di lembaga pemasyarakatan. Kedua, membersihkan oknum imigrasi yang terlibat sindikat penyelundupan manusia. Ketiga, mengusut hakim dan jaksa nakal yang kerap lolos dari jerat pengawasan internal. Seluruh proses investigasi akan melibatkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri aliran dana mencurigakan.

UPDATE: Menko Kumham Imipas juga telah berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung dan Komisi Yudisial. Ia memastikan tidak ada intervensi politik dalam kerja satgas ini. “Saya akan langsung evaluasi setiap pekan. Jika ada yang coba menghalangi, siap-siap berhadapan dengan saya,” tegasnya.

Evakuasi Tahanan dan Akses Khusus

Langkah paralel yang tak kalah genting adalah evakuasi sejumlah tahanan berisiko tinggi ke lapas dengan pengamanan maksimum. Yusril mengonfirmasi pemindahan ini untuk memutus jaringan kendali napi atas praktik ilegal di dalam sel. Satgas diberi akses khusus memasuki semua fasilitas tanpa pemberitahuan sebelumnya, termasuk blok isolasi dan ruang kunjungan VIP.

Saksi mata dari internal kementerian melaporkan, Yusril sudah memerintahkan penyegelan beberapa ruangan yang diduga menjadi lokasi transaksi gelap. Ini merupakan bagian dari operasi senyap yang digelar sejak pekan lalu. “Kami apresiasi keberanian Menko. Ini langkah konkret yang sudah lama dinanti,” ujar seorang pegiat antikorupsi.

Respons Publik dan Antisipasi

Pengumuman ini sontak memicu diskusi di media sosial. Tagar #SatgasAntiMafiaHukum langsung menempati puncak tren. Sebagian besar warganet mendukung, namun ada pula yang mempertanyakan independensi satgas mengingat posisi Yusril sebagai menteri koordinator di bawah presiden. Menanggapi skeptisisme itu, Yusril menjamin laporan berkala akan dipublikasikan secara transparan.

Menko Kumham Imipas menambahkan, dalam 100 hari pertama, satgas diwajibkan menyerahkan sedikitnya lima tersangka ke penegak hukum. Ia pun membuka hotline 24 jam untuk pengaduan darurat. “Kami tidak akan berhenti hanya pada gong pers. Ini pertaruhan nama baik institusi,” tutupnya. Hingga berita ini diturunkan, sejumlah elemen masyarakat sipil menyatakan siap menjadi pemantau independen jalannya satgas.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
irwan-setiawan

Reporter Foto. Visual storyteller dengan 12 tahun pengalaman.

Comments (0)

User