BREAKING: NasDem Dorong Arsitek Istiqlal Jadi Pahlawan Nasional
BARU SAJA – Fraksi NasDem di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) secara resmi mengusulkan Friedrich Silaban, arsitek jenius di balik megahnya Masjid Istiqlal, untuk dianugerahi gelar pahlawan nasional. Us...
BARU SAJA – Fraksi NasDem di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) secara resmi mengusulkan Friedrich Silaban, arsitek jenius di balik megahnya Masjid Istiqlal, untuk dianugerahi gelar pahlawan nasional. Usulan mengejutkan ini dilaporkan telah disampaikan langsung dalam sebuah forum resmi di Senayan pagi ini. Langkah NasDem tersebut sontak memantik perhatian publik, mengingat sosok Silaban yang legendaris namun kerap luput dari sorotan gelar kepahlawanan.
Siapa Friedrich Silaban?
Friedrich Silaban adalah arsitek visioner kelahiran Bonandolok, Tapanuli Utara, 16 Desember 1912. Lulusan Technische Hoogeschool Bandung (kini Institut Teknologi Bandung), Silaban adalah seorang penganut Kristen Protestan yang taat. Namun ironisnya, mahakarya terbesarnya justru Masjid Istiqlal, masjid terbesar di Asia Tenggara yang menjadi simbol keislaman Indonesia.
Desain Masjid Istiqlal lahir dari kemenangan sayembara bergengsi pada tahun 1955 yang digelar oleh Presiden Soekarno. Silaban mampu mengungguli puluhan arsitek lainnya. Bangunan monumental itu akhirnya diresmikan pada 22 Februari 1978 dan hingga kini tetap berdiri gagah sebagai kebanggaan nasional.
Alasan NasDem
Fraksi NasDem menilai Silaban telah memberikan kontribusi luar biasa dalam memperkuat identitas bangsa melalui karya arsitektur. Lebih dari itu, kiprahnya mendesain rumah ibadah umat Islam di tengah latar belakang Kristen dianggap sebagai teladan toleransi dan persatuan yang sangat relevan dengan kondisi kebangsaan saat ini.
Seorang anggota Fraksi NasDem dari Sumatera Utara, yang akrab dengan sosok kelahiran Bonandolok tersebut, menyatakan, "Sudah saatnya negara memberikan penghargaan tertinggi kepada tokoh yang telah menyumbangkan karya monumental bagi peradaban Indonesia." Usulan ini disampaikan sebagai bentuk pengakuan atas jasa Silaban yang melampaui sekat agama.
Fakta Kunci Friedrich Silaban
- Nama lengkap: Friedrich Silaban
- Lahir: 16 Desember 1912 di Bonandolok, Sumatera Utara
- Wafat: 14 Mei 1984 di Jakarta
- Agama: Kristen Protestan
- Karya monumental: Masjid Istiqlal (menang sayembara 1955)
- Penghargaan sebelumnya: Bintang Jasa Utama (1995)
Simbol Toleransi yang Mendunia
Masjid Istiqlal bukan sekadar tempat ibadah. Dibangun di atas bekas benteng Belanda, masjid ini menjadi simbol kemerdekaan dan keberagaman. Desain Silaban yang modern tanpa kubah khas Timur Tengah menegaskan identitas Indonesia yang majemuk. Keberanian seorang Kristen mendesain masjid negara menjadi bukti nyata penerapan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang mendalam.
Hingga berita ini diturunkan, Kementerian Sosial sebagai otoritas pemberian gelar pahlawan nasional belum memberikan tanggapan resmi. Namun, KONFIRMASI dari lingkaran internal menyebutkan sejumlah tokoh lintas agama mulai menyatakan dukungan terhadap usulan NasDem. Imam Besar Masjid Istiqlal disebut-sebut akan menyambut positif langkah ini sebagai penguatan narasi perdamaian.
UPDATE: Momentum Hari Pahlawan
Pengajuan ini dinilai strategis menjelang peringatan Hari Pahlawan 2026. Fraksi NasDem berharap proses verifikasi dan pengkajian di Kementerian Sosial dapat berjalan cepat sehingga gelar pahlawan nasional dapat disematkan dalam tahun ini. Dukungan dari berbagai elemen masyarakat sipil juga terus mengalir, memperkuat posisi Silaban sebagai kandidat kuat.
Penantian panjang untuk mengakui jasa arsitek pemersatu bangsa ini kini berada di tangan pemerintah. Akankah Friedrich Silaban, sang kreator di balik kubah Istiqlal yang ikonik, akhirnya diakui sebagai pahlawan nasional? Publik menanti dengan penuh harap.
Baca juga:
Comments (0)