Mantan Bos PPATK: Indikasi Pencucian Uang di Kasus Febrie Adriansyah Sangat Kuat

JAKARTA — Mantan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Husein menegaskan bahwa dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang membelit tersangka Febrie Adriansyah mem...

Jul 19, 2026 - 05:55
0 0
Mantan Bos PPATK: Indikasi Pencucian Uang di Kasus Febrie Adriansyah Sangat Kuat

JAKARTA — Mantan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Husein menegaskan bahwa dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang membelit tersangka Febrie Adriansyah memiliki fondasi yang kokoh. Pernyataan itu disampaikan merespons rangkaian pengungkapan aset bernilai fantastis oleh Polri.

Jejak Uang Mulai Terungkap

Menurut Yunus, sejumlah temuan yang disita dalam penggeledahan beberapa waktu lalu menjadi penanda jelas adanya pergerakan dana tidak wajar. "Indikasi pencucian uang di perkara ini sudah cukup terang. Bukan lagi dugaan samar," ujarnya saat dihubungi awak media, menanggapi perkembangan terkini kasus yang menjerat mantan Deputi Penindakan KPK itu.

Penyidik Bareskrim Polri sebelumnya mengobrak-abrik sebuah hunian mewah di kawasan Sentul, Bogor, yang diduga menjadi tempat persembunyian aset hasil kejahatan. Penggeledahan tersebut membuahkan puluhan barang bukti, termasuk dokumen kepemilikan properti, kendaraan premium, dan logam mulia dengan total nilai yang disebut-sebut menembus puluhan miliar rupiah.

Bukti Tidak Terbantahkan

Yunus, yang juga dikenal sebagai ahli hukum di bidang anti pencucian uang, menjelaskan bahwa pola akumulasi aset Febrie menunjukkan ketidaksesuaian yang mencolok dengan profil penghasilannya sebagai aparatur negara. "Kalau kita lihat pembelian rumah, mobil, hingga perhiasan yang terjadi dalam kurun waktu pendek, sementara gaji resmi tak mungkin menopang itu semua, maka masuk akal jika penyidik menetapkan pasal TPPU," paparnya.

Dalam kasus ini, Febrie diduga menerima aliran dana dari sejumlah pihak yang berhubungan dengan penanganan perkara di lembaga anti-rasuah. Uang tersebut kemudian dilewatkan melalui beberapa lapis transaksi untuk menyamarkan asal-usulnya—mulai dari pembelian properti atas nama orang lain hingga investasi ke perusahaan cangkang.

Polri Makin Agresif

Langkah Polri yang semakin agresif dalam menelusuri aset Febrie mendapat apresiasi dari banyak kalangan. Penggeledahan di Sentul hanyalah salah satu dari serangkaian operasi yang diperkirakan akan meluas ke beberapa kota lain. Bareskrim juga telah memblokir sejumlah rekening dan aset yang terindikasi terkait dengan jaringan pencucian uang ini.

Yunus berharap proses hukum berjalan tanpa intervensi. "Yang paling penting sekarang adalah menjaga integritas barang bukti dan memastikan tidak ada upaya mengalihkan aset sebelum statusnya ditetapkan pengadilan," tegasnya. Ia menambahkan, dengan temuan-temuan yang ada, jaksa penuntut umum seharusnya sudah dapat menyusun dakwaan yang rapi dan sulit dipatahkan di persidangan.

Publik kini menunggu babak selanjutnya dari kasus yang menjadi sorotan ini. Dengan sinyal kuat dari mantan petinggi PPATK tersebut, ekspektasi terhadap terungkapnya seluruh jaringan dan aktor di balik pencucian uang ini semakin membumbung tinggi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User