BREAKING: Kurir Ojol Diduga Gasak Laptop Rp8,5 Juta
Jakarta Pusat – Seorang pemilik UMKM kehilangan laptop senilai Rp8,5 juta setelah kurir ojek online diduga membawa kabur pesanannya. Polisi kini telah mengantongi identitas pelaku dan tengah melakuk...
Jakarta Pusat – Seorang pemilik UMKM kehilangan laptop senilai Rp8,5 juta setelah kurir ojek online diduga membawa kabur pesanannya. Polisi kini telah mengantongi identitas pelaku dan tengah melakukan pengejaran.
Fakta Kunci Peristiwa
- Korban: Sri Mulyatin, pemilik usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Jakpus
- Kerugian: Satu unit laptop senilai Rp8,5 juta
- Modus: Kurir ojol menerima paket namun tidak sampai ke tujuan
- Status: Polisi sudah mengantongi identitas dan sedang menyelidiki
Peristiwa ini terjadi beberapa hari lalu saat korban memesan jasa pengiriman ojek online untuk laptop yang akan dikirim ke pelanggan. Setelah menunggu berjam-jam, paket tak kunjung tiba. Korban pun melacak status pengiriman dan menemukan bahwa paket sudah diterima namun tidak pernah diantar.
Sri Mulyatin melaporkan kejadian ini ke Polsek setempat. Ia mengaku sangat dirugikan karena laptop tersebut merupakan barang dagangan utama dalam usahanya. “Saya hanya ingin pelaku bertanggung jawab. Ini masalah kepercayaan,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (2/4).
Polisi langsung bergerak cepat. Dari hasil penyelidikan awal, identitas kurir berhasil diketahui. Saat ini, pihak kepolisian masih mengejar pelaku yang diduga kabur ke luar kota. “Kami sudah kantongi nama dan alamat. Kami himbau pelaku segera menyerahkan diri,” kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat, Kompol Andi Pratama, dalam keterangan resmi.
Sementara itu, pihak platform ojek online menyatakan akan membantu proses hukum. Mereka juga mengingatkan agar pengguna selalu memastikan asuransi pengiriman untuk barang bernilai tinggi. Kasus ini menjadi pengingat bagi para pelaku UMKM untuk lebih waspada saat menggunakan jasa kurir.
Baru saja, polisi mengumumkan bahwa tim khusus dibentuk untuk memburu kurir nakal tersebut. Evakuasi data dan rekaman CCTV di sekitar lokasi pengambilan paket juga sedang diperiksa. Masyarakat diimbau untuk melapor jika melihat pelaku atau mengetahui keberadaannya.
Perkembangan terakhir, pihak keluarga korban berharap pelaku segera ditangkap. Mereka juga meminta platform ojol memperketat verifikasi kurir agar kejadian serupa tidak terulang. “Jangan sampai ada korban lagi,” tegas Sri.
Comments (0)