Dua WNI Disandera di Myanmar, DPR Desak Diplomasi Maksimal

BARU SAJA - Dua warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan disandera oleh kelompok tidak dikenal di Myanmar. Komisi I DPR RI langsung bergerak cepat, mendesak pemerintah mengoptimalkan seluruh jalur dipl...

Jul 19, 2026 - 11:55
0 0
Dua WNI Disandera di Myanmar, DPR Desak Diplomasi Maksimal

BARU SAJA - Dua warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan disandera oleh kelompok tidak dikenal di Myanmar. Komisi I DPR RI langsung bergerak cepat, mendesak pemerintah mengoptimalkan seluruh jalur diplomasi untuk memastikan keselamatan kedua korban.

  • Dua WNI diduga disandera di wilayah Myanmar sejak beberapa hari lalu
  • Komisi I DPR meminta Kementerian Luar Negeri dan KBRI mengambil langkah diplomatik maksimal
  • Pemerintah diminta berkoordinasi dengan otoritas Myanmar dan organisasi internasional

Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono, menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden ini. "Kami mendesak pemerintah untuk tidak setengah-setengah. Jalur diplomasi harus dioptimalkan, termasuk melalui ASEAN dan PBB jika diperlukan," tegasnya dalam pernyataan resmi, Kamis (24/10/2024).

Desakan Diplomasi dan Koordinasi

Anggota Komisi I DPR lainnya menekankan pentingnya koordinasi cepat antara KBRI Yangon dan pemerintah pusat. "Setiap jam sangat berarti. Kami minta laporan perkembangan setiap hari," ujar salah satu anggota. DPR juga mendorong penggunaan jalur bilateral dan multilateral untuk menekan pihak yang bertanggung jawab.

Update: Hingga berita ini diturunkan, Kementerian Luar Negeri masih melakukan verifikasi identitas dan lokasi para sandera. Tim crisis center telah dibentuk di KBRI Yangon dan Jakarta.

Situasi Rawan di Myanmar

Myanmar saat ini dilanda konflik internal berkepanjangan pasca-kudeta militer 2021. Banyak kelompok bersenjata beroperasi di perbatasan, menjadikan kasus penculikan warga asing sebagai ancaman nyata. Sebelumnya, beberapa WNI juga dilaporkan menjadi korban perdagangan manusia di kawasan tersebut.

  • Konflik sipil di Myanmar meningkatkan risiko keamanan bagi warga asing
  • Komisi I DPR meminta evakuasi segera jika situasi memungkinkan
  • Pemerintah Indonesia memiliki jejaring diplomasi yang luas melalui ASEAN

Perkembangan terkini: Pemerintah Indonesia dikonfirmasi sedang berkomunikasi dengan otoritas Myanmar dan perwakilan kelompok masyarakat sipil setempat. Belum ada permintaan tebusan atau pernyataan resmi dari penyandera.

Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Semua pihak diminta mendukung upaya pemerintah demi keselamatan kedua WNI. Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User