Kenneth DPRD DKI Bantu Anak Disabilitas Saat Tinjau Saluran Air

BARU SAJA – Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth langsung bergerak cepat saat menemukan seorang anak penyandang disabilitas di tengah proyek pembangunan saluran air di Duri Kepa, Kebon Jeruk,...

Jul 19, 2026 - 13:11
0 0
Kenneth DPRD DKI Bantu Anak Disabilitas Saat Tinjau Saluran Air

BARU SAJA – Anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth langsung bergerak cepat saat menemukan seorang anak penyandang disabilitas di tengah proyek pembangunan saluran air di Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa siang ini. Ia memastikan bantuan darurat sekaligus memotong birokrasi untuk penanganan jangka panjang.

Insiden bermula ketika Kenneth melakukan inspeksi mendadak ke lokasi perbaikan saluran yang kerap memicu banjir. Di antara alat berat dan tumpukan material, ia melihat seorang bocah lelaki dengan keterbatasan mobilitas duduk sendiri di tepi jalan. Tanpa ragu, politikus muda itu menghampiri, berdialog, dan langsung mengontak jajaran terkait.

Aksi Cepat, Potong Rantai Birokrasi

Menurut keterangan saksi mata, Kenneth tidak hanya memberi perhatian sesaat. Ia memerintahkan timnya untuk mendata kebutuhan anak tersebut dan keluarganya secara detail. Beberapa menit kemudian, ia sudah berbicara via telepon dengan Dinas Sosial setempat agar bantuan kursi roda dan akses layanan kesehatan segera diproses.

“Saya minta jangan ada alasan berbelit. Anak ini butuh penanganan sekarang juga. Pemerintah harus hadir untuk semua, bukan cuma yang mudah dijangkau,” ujar Kenneth tegas di sela inspeksi.

  • Lokasi: Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat – proyek perbaikan saluran air sepanjang 800 meter.
  • Waktu: siang ini pukul 11.30 WIB, saat inspeksi rutin.
  • Identitas anak: Andi (9), penyandang cerebral palsy, selama ini terbatas di rumah tanpa alat bantu.
  • Bantuan langsung: kursi roda adaptif dan rujukan ke RSUD terdekat untuk fisioterapi.
  • Komitmen: pemantauan lanjutan melalui tim lapangan DPRD setiap dua pekan.

Saluran Air dan Wajah Rentan Kota

Proyek senilai Rp 7,8 miliar ini merupakan respons atas keluhan warga soal genangan musiman yang kerap merendam permukiman. Saluran yang diperlebar hingga 1,2 meter ditarget rampung dalam tiga bulan. Kenneth menegaskan, pembangunan fisik tak boleh mengabaikan perlindungan sosial, terutama bagi warga disabilitas yang tinggal di sekitar proyek.

“Infrastruktur harus inklusif. Saat kami memperbaiki saluran demi kenyamanan, jangan ada warga yang justru terlupakan,” tambahnya.

Kondisi keluarga Andi sendiri cukup memprihatinkan. Ayahnya buruh harian lepas, ibunya tidak bekerja penuh waktu karena harus merawat Andi dan adiknya. Selama ini, Andi hanya digendong jika harus keluar rumah. Kenneth memastikan koordinasi dengan Kemensos dan Dinas Kesehatan agar bantuan tidak putus setelah kejadian hari ini.

UPDATE: Dinas Sosial Jakarta Barat dikonfirmasi telah menerima instruksi langsung. Kepala Suku Dinas menyatakan kursi roda akan dikirim sore ini, dan tim medis dijadwalkan melakukan asesmen awal besok pagi. Kenneth juga mengajak pihak swasta melalui program CSR untuk mereplikasi bantuan serupa di wilayah rawan banjir lain di Jakarta.

Pemandangan seorang anggota dewan yang duduk berlutut menyeka keringat anak disabilitas di tengah bising proyek menjadi bukti bahwa kepedulian tak selalu menunggu agenda resmi. “Saya hanya melakukan yang seharusnya. Anak ini punya hak yang sama untuk masa depan yang lebih baik,” pungkas Kenneth.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User