KP2MI Pastikan Pemulangan PMI Asal Jabar dari Libya, Dugaan TPPO Diusut

Jakarta - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) terus melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Luar Negeri, KBRI Tripoli, serta kementerian/lembaga terkait dalam menangani

Jul 06, 2026 - 13:19
0 0
KP2MI Pastikan Pemulangan PMI Asal Jabar dari Libya, Dugaan TPPO Diusut

Jakarta - Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) terus melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Luar Negeri, KBRI Tripoli, serta kementerian/lembaga terkait dalam menangani nasib Pekerja Migran Indonesia (PMI) berinisial AJ yang saat ini berada di Libya. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi terkini dari korban, memberikan pelindungan yang optimal, serta memfasilitasi proses pemulangan ke Tanah Air. Selain itu, pemerintah juga tengah menindaklanjuti dugaan kuat adanya tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di balik penempatan PMI tersebut.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menjelaskan bahwa perhatian publik terhadap kasus ini mencuat ke permukaan setelah beredar luas sebuah video di media sosial. Dalam rekaman tersebut, AJ yang diketahui merupakan seorang PMI asal Jawa Barat, terlihat memohon bantuan agar dirinya dapat segera dipulangkan ke Indonesia. Video itu pun menuai simpati dan mendorong aparat untuk bergerak cepat.

"Berdasarkan hasil koordinasi intensif dengan Kementerian Luar Negeri dan KBRI Tripoli, saat ini kami telah mengonfirmasi bahwa yang bersangkutan, AJ, berada di Benghazi, Libya Timur," ujar Mukhtarudin dalam keterangannya, dikutip dari laporan media kami, Rabu (18/6/2025).

Koordinasi Lintas Lembaga

Mukhtarudin menekankan bahwa jajarannya tidak tinggal diam. KP2MI bersama KBRI Tripoli terus menjalin komunikasi untuk memantau kondisi AJ serta memastikan hak-haknya sebagai warga negara terpenuhi. Proses evakuasi dan pemulangan tengah disiapkan dengan mempertimbangkan situasi keamanan di Libya yang masih belum sepenuhnya stabil.

Di sisi lain, penyelidikan terhadap jaringan pelaku TPPO yang memberangkatkan AJ secara ilegal ke Libya juga tengah diperdalam. Pemerintah berkomitmen untuk menindak tegas para pelaku yang diduga kuat telah mengeksploitasi dan menempatkan pekerja migran di luar prosedur resmi yang berlaku. Kasus ini menjadi peringatan keras bagi sindikat pengiriman tenaga kerja ilegal untuk segera menghentikan aksinya. Laporan dari media kami menyebutkan, pihak berwenang akan menelusuri alur perekrutan hingga ke pelosok Jawa Barat mengingat korban berasal dari wilayah tersebut.

Saat ini, pemerintah terus berupaya agar AJ segera bisa kembali ke Indonesia dan berkumpul bersama keluarganya. Proses hukum terhadap para tersangka perdagangan orang dijanjikan akan berjalan transparan demi memberikan efek jera.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fitri-handayani

Reporter Lapangan. Reporter lapangan peristiwa terkini.

Comments (0)

User