Irjen Pol. Suharyono: Profil dan Kinerja Kapolda Sumatera Barat
Irjen Pol. Suharyono: Profil dan Kinerja Kapolda Sumatera Barat
Profil Singkat
Irjen Pol. Suharyono menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat sejak akhir 2024. Perwira tinggi kelahiran Jakarta, 18 Februari 1969 ini merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1990. Ia dikenal sebagai sosok dengan pengalaman luas di bidang operasional dan reserse, dengan rekam jejak penanganan kasus-kasus besar di berbagai daerah.
Sebelum memimpin Polda Sumbar, Suharyono menempati posisi strategis sebagai Kapolda Bengkulu. Pengangkatannya ke Sumatera Barat merupakan bagian dari rotasi besar-besaran Polri yang menempatkan perwira berpengalaman di wilayah rawan gangguan keamanan dan ketertiban.
Karier dan Riwayat Jabatan
Perjalanan karier Suharyono mencerminkan konsistensi di bidang reserse dan operasional:
- 1990: Lulus Akpol, memulai karier di Polda Metro Jaya
- 2010–2013: Kapolres Metro Jakarta Pusat, menangani berbagai kasus menonjol
- 2013–2015: Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri
- 2015–2017: Kapolrestabes Semarang, Polda Jawa Tengah
- 2017–2019: Karo Ops Polda Metro Jaya, mengamankan Pilkada DKI dan Asian Games 2018
- 2019–2021: Wakapolda Jawa Tengah, mendukung pengamanan Pilkada dan penanganan pandemi
- 2021–2023: Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri
- 2023–2024: Kapolda Bengkulu
- 2024–sekarang: Kapolda Sumatera Barat
Kinerja dan Program Unggulan
Sejak memimpin Polda Sumbar, Suharyono mengedepankan pendekatan community policing dan penguatan peran Bhabinkamtibmas di tingkat nagari. Beberapa inisiatif yang dijalankan:
- Program "Nagari Aman": Memperkuat koordinasi antara polisi, pemerintah nagari, dan tokoh adat dalam menjaga keamanan lingkungan
- Penindakan Narkotika: Menginstruksikan pengungkapan jaringan narkoba besar di wilayah Sumbar, termasuk jalur masuk melalui pelabuhan dan perbatasan
- Pengamanan Pariwisata: Meningkatkan patroli di kawasan wisata unggulan seperti Bukittinggi dan Mentawai, mengantisipasi lonjakan wisatawan pasca-pandemi
- Integritas Internal: Memperketat pengawasan anggota dan menindak tegas pelanggaran etik, melanjutkan komitmen reformasi Polri
Di era kepemimpinannya, Polda Sumbar mencatat peningkatan pengungkapan kasus kriminalitas jalanan dan penurunan angka kecelakaan lalu lintas pada jalur lintas Sumatera sepanjang 2025.
Tantangan dan Harapan
Sumatera Barat menghadapi tantangan keamanan yang memerlukan perhatian serius: potensi bencana alam, konflik lahan, serta posisi geografis sebagai jalur transit narkoba. Suharyono menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor—TNI, pemda, dan masyarakat adat.
"Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab bersama. Kearifan lokal Minangkabau dengan falsafah adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah menjadi fondasi kuat dalam menjaga ketertiban," ujar Suharyono dalam sebuah kesempatan.
Dengan pengalaman panjang di reserse dan operasional, Suharyono diharapkan mampu memperkuat stabilitas keamanan di Sumatera Barat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Comments (0)