KAIRO — Zico, penyerang tim nasional Mesir, melontarkan tuduhan berani yang menggetarkan
Sorotan kunci: - Zico menyerang Argentina dengan sindiran “Piala Dunia lainnya,” mengindikasikan kemenangan La Albiceleste sudah direkayasa. - Cuitan t
Sorotan kunci:
- Zico menyerang Argentina dengan sindiran “Piala Dunia lainnya,” mengindikasikan kemenangan La Albiceleste sudah direkayasa.
- Cuitan tersebut mengumpulkan 2,3 juta interaksi dalam 12 jam pertama dan memicu tagar #ArgentinaCuriPiala.
- Publik mendesak pemain dari tim-tim yang tersingkir—terutama Belanda, Kroasia, dan Prancis—agar ikut buka suara.
- Zico menghapus cuitannya setelah beberapa jam, tetapi tangkapan layar sudah tersebar luas dan tak mungkin ditarik kembali.
Kronologi Kemarahan Zico
Berikut runtutan peristiwa yang mengubah satu cuitan menjadi krisis diplomasi sepak bola:- 16 Juni 2026, 03.14 WIB — Zico mengunggah cuitan di X: “Selamat kepada Argentina atas Piala Dunia lainnya ⚽🏆. Kalian semua tahu apa yang saya maksud.” Akunnya saat itu memiliki 1,8 juta pengikut.
- 03.45 WIB — Dalam setengah jam, cuitan tersebut telah diretweet lebih dari 150.000 kali. Tagar #ArgentinaRoboPiala merayap ke trending topic dunia.
- 05.10 WIB — Mohamed Salah, kapten timnas Mesir, memberikan ‘like’ pada unggahan Zico sebelum akhirnya menghapusnya. Langkah ini memicu spekulasi bahwa skuad Mesir diam-diam mendukung pernyataan kontroversial itu.
- 08.00 WIB — Zico menghapus cuitan asli, namun tidak memberikan klarifikasi langsung. Puluhan situs berita olahraga telah lebih dulu menangkap tangkapan layar.
- 09.30 WIB — Media Argentina bereaksi keras. Olé menyebut Zico “pemain medioker yang mencari panggung.” Di sisi lain, outlet di Kroasia dan Belanda mengangkat wawancara lama pemain mereka yang juga memprotes keputusan wasit saat melawan Argentina di Piala Dunia 2022.
- 12.00 WIB — Zico akhirnya berbicara kepada awak media di Kairo: “Saya hanya mengatakan apa yang dipikirkan jutaan penggemar. Jika itu membuat tidak nyaman, mungkin mereka perlu menengok kembali rekaman pertandingan.”
Comments (0)