SAMPIT — Kebakaran Lahan 3 Hektare Ancam Bandara Haji Asan

SAMPIT — Kepulan asap pekat kembali menyelimuti langit Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Senin (12/8) pagi. Kebakaran lahan seluas 3

Jul 09, 2026 - 20:16
0 0
SAMPIT — Kebakaran Lahan 3 Hektare Ancam Bandara Haji Asan
SAMPIT — Kepulan asap pekat kembali menyelimuti langit Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Senin (12/8) pagi. Kebakaran lahan seluas 3 hektare di kawasan Lingkar Utara meluas dengan cepat, mengancam operasional Bandara Haji Asan yang hanya berjarak sekitar 1,5 kilometer dari titik api. Jarak pandang di sekitar bandara anjlok drastis, memicu kekhawatiran penundaan atau pembatalan penerbangan.

Kronologi Kebakaran dan Eskalasi Ancaman

  1. Pukul 06.30 WIB — Warga Jalan Lingkar Utara melaporkan titik api di lahan gambut kering. Api diduga berasal dari pembakaran sampah atau puntung rokok yang menyulut semak belukar.
  2. Pukul 07.15 WIB — Tim Manggala Agni dan BPBD Kotawaringin Timur tiba di lokasi dengan 3 unit armada pemadam. Namun, angin kencang membuat api merambat ke barat mendekati area terbuka dekat bandara.
  3. Pukul 08.00 WIB — Pusat Pengendali Operasi Bandara Haji Asan mengeluarkan peringatan dini. Visibility turun ke 800 meter, di bawah batas aman pendaratan visual (1.500 meter). Maskapai Wings Air dan NAM Air menunda dua penerbangan pagi.
  4. Pukul 09.00 WIB — Lahan seluas 3 hektare sudah hangus. Asap tebal memasuki area runway 13/31, memaksa otoritas bandara mengaktifkan protokol low visibility operation.
  5. Pukul 10.30 WIB — Satu helikopter water bombing dari BNPB dikerahkan untuk membasahi titik api dari udara. Petugas darat memperlebar sekat bakar agar api tidak menjalar ke pagar perimeter bandara.
  6. Pukul 12.15 WIB — Api berhasil dilokalisir. Pendinginan terus dilakukan untuk mencegah bara di lahan gambut kembali menyala.
Kerawanan tinggi pada musim kemarau ini membuat lahan gambut di Lingkar Utara sangat mudah terbakar. Kepala BPBD Kotim, Multazam, menyebut bahwa 70% titik api tahun ini muncul di lahan gambut yang sulit dipadamkan karena api merambat di bawah permukaan.

Dampak Langsung pada Penerbangan dan Warga

Bandara Haji Asan sempat menghentikan operasi selama 2 jam. Tercatat 2 penerbangan tertunda, mempengaruhi sekitar 120 penumpang. Maskapai menurunkan penumpang di terminal sambil menunggu visibility membaik. "Kami prioritaskan keselamatan. Begitu asap menipis, jadwal dinormalkan," ujar Kepala Unit Penyelenggara Bandara, Rudy Hartono. Di sisi lain, warga di sekitar Jalan Lingkar Utara mengeluhkan sesak napas. Dinas Kesehatan Kotim mendistribusikan 5.000 masker N95 dan membuka pos kesehatan darurat di Puskesmas Mentawa Baru. Tidak ada laporan korban jiwa, tetapi 3 warga lansia dilarikan ke RSUD dr. Murjani karena ISPA akut.

Langkah Penanganan Lanjutan

Pemkab Kotim menetapkan status Siaga Darurat Karhutla hingga akhir Agustus. Patroli terpadu TNI-Polri dan Manggala Agni diperketat di zona rawan, termasuk sepanjang koridor Lingkar Utara–Bandara. Polda Kalteng juga menginvestigasi dugaan unsur kesengajaan karena titik api muncul di lokasi yang sebelumnya sudah dipasang papan larangan bakar lahan. "Masyarakat harus sadar bahwa asap bukan hanya mengganggu pernapasan, bisa melumpuhkan transportasi dan ekonomi daerah," tegas Bupati Kotim, Halikinnor, dalam konferensi pers sore tadi. Dengan prediksi kemarau panjang hingga Oktober, ancaman kebakaran di lingkar bandara masih membayangi. Otoritas mempercepat pembuatan embung air dan sumur bor di lima titik strategis agar respons pemadaman bisa lebih cepat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User