BERITATERCEPAT.COM, JAKARTA — Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka menerima kunjungan kehormatan Deputi Perdana Menteri (DPM) sekaligus Menteri Ekonomi, Investasi, dan Industri Republik Bulgaria Alexander Poulev di Istana Wakil Presiden, Jakarta. Pertemuan bilateral strategis ini digelar sebagai langkah konkret mempererat hubungan diplomatik kedua negara yang segera memasuki usia tujuh dekade.
Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperluas jangkauan kerja sama internasional dengan kawasan Eropa Timur. Fokus utama pembahasan mencakup penguatan sektor perdagangan, ekspansi investasi, ketahanan pertahanan, transfer teknologi mutakhir, hingga pengembangan ekonomi kreatif yang inklusif.
Momentum Bersejarah 70 Tahun Hubungan Diplomatik
Pertemuan tingkat tinggi ini bertepatan dengan momentum penting jelang peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Bulgaria yang diresmikan sejak September 1956. Dalam suasana hangat, Wapres Gibran menyambut langsung delegasi Bulgaria dan menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang terjalin harmonis selama puluhan tahun.
“Selamat datang di Indonesia, selamat datang di Jakarta, Yang Mulia. Kunjungan ini adalah kunjungan yang sangat istimewa karena memperingati 70 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Bulgaria,” ujar Wapres Gibran Rakabuming.
Selain membuka dialog strategis, Wapres Gibran turut menyampaikan salam hangat dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada pemerintah dan rakyat Bulgaria. Hubungan diplomatik yang telah bertahan kokoh selama 70 tahun dinilai harus menjadi fondasi kuat dalam mengakselerasi kemitraan ekonomi masa depan.
Kronologi dan Alur Pertemuan Bilateral
Agenda diplomasi di Istana Wakil Presiden berlangsung dinamis melalui rangkaian dialog konstruktif berikut:
- Penyambutan Resmi: Wapres Gibran menerima DPM Alexander Poulev beserta jajaran delegasi diplomatik dan kementerian Bulgaria di ruang pertemuan utama.
- Penyampaian Salam Kenegaraan: Wapres meneruskan pesan persahabatan dari Presiden Prabowo Subianto sekaligus menegaskan komitmen politik luar negeri Indonesia yang terbuka dan bersahabat.
- Eksplorasi Sektor Strategis: Kedua delegasi membedah potensi kolaborasi di bidang ekonomi digital, investasi industri manufaktur, dan penguatan logistik perdagangan antarkawasan.
- Komitmen Partisipasi Pembangunan: DPM Bulgaria mengutarakan kesiapan negaranya untuk aktif berkontribusi dalam program pembangunan nasional dan transformasi industri di Indonesia.
Fokus Kerja Sama: Investasi, Teknologi, dan Pertahanan
Di hadapan DPM Bulgaria, Wapres Gibran meyakini bahwa pertemuan ini akan membuka pintu kerja sama baru yang saling menguntungkan (win-win partnership). Indonesia memandang Bulgaria sebagai gerbang strategis di kawasan Balkan dan Uni Eropa, sementara Bulgaria melihat Indonesia sebagai poros ekonomi utama di Asia Tenggara.
“Saya yakin kunjungan Yang Mulia kali ini dapat lebih mempererat hubungan antara Indonesia dan Bulgaria dan membuka peluang baru. Kerja sama baru antara Indonesia dan Bulgaria yang saya yakin ke depan bisa menguntungkan kedua negara,” tegas Wapres.
Merespons dorongan tersebut, DPM Alexander Poulev menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan ramah pemerintah Indonesia. Bulgaria menegaskan ketertarikannya untuk menjajaki sinergi teknologi informasi, inovasi industri, serta memperluas akses produk unggulan kedua negara demi mendongkrak neraca perdagangan bilateral.
Comments (0)