Aroma kelezatan kuliner Nusantara yang selama ini memenuhi lini masa media sosial kini bersiap menyapa publik secara langsung. Berangkat dari tren konten digital yang kian menggeliat, platform hiburan TikTok merespons tingginya antusiasme masyarakat terhadap dunia gastronomi dengan menggelar festival kuliner akbar. Langkah strategis ini tidak sekadar menghadirkan pengalaman mencicipi makanan, tetapi juga menjadi motor penggerak bagi ekosistem industri makanan dan minuman (F&B) di Tanah Air.
Sektor kuliner Indonesia terus menunjukkan taji positif dalam beberapa tahun terakhir. Kehadiran ruang kreasi digital seperti TikTok terbukti berhasil menjembatani antara inspirasi visual para pembuat konten dengan transaksi nyata di dunia ekonomi. Fenomena ini menciptakan gelombang baru di mana kreasi resep lokal tidak hanya berhenti sebagai tontonan visual, melainkan tumbuh berkembang menjadi unit usaha yang berkelanjutan.
Geliat Ekonomi F&B dan Lonjakan Tren Konten Digital
Pertumbuhan sektor makanan dan minuman mencatatkan tren yang sangat impresif. Berdasarkan data internal dan analisis pasar, industri F&B berhasil tumbuh pesat selaras dengan meningkatnya aktivitas belanja dan interaksi digital masyarakat. Tingginya dorongan ini menjadi katalis penting bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk terus berinovasi menghasilkan kreasi kuliner terbaik.
“Industri makanan dan minuman tumbuh 6,38 persen pada 2025, sementara sektor akomodasi serta penyediaan makanan dan minuman mencatat pertumbuhan hingga 7,41 persen. Antusiasme ini sejajar dengan aktivitas di TikTok, di mana jumlah konten terkait makanan meningkat pesat sebesar 52 persen dibanding tahun sebelumnya,” ujar Commercial Partnership TikTok SEA, Fadlia Hifzia.
Fadlia menambahkan bahwa festival tahun ini mengusung tema sentimental dan edukatif, yakni “Every Ingredient Tells a Story”. Melalui tema tersebut, TikTok ingin mengangkat narasi mendalam di balik setiap hidangan, mulai dari penggunaan bahan pangan lokal pilihan, resep kreatif warisan keluarga yang dikemas modern, hingga pilihan makanan sehat yang kini digandrungi generasi muda.
Berikut adalah rincian data indikator pertumbuhan sektor F&B dan tren transaksi digital yang tercatat:
| Indikator Kinerja | Capaian Pertumbuhan | Periode Data |
|---|---|---|
| Pertumbuhan Industri F&B | 6,38% | Tahun 2025 |
| Sektor Penyediaan Akomodasi & F&B | 7,41% | Tahun 2025 |
| Kenaikan Konten Makanan di TikTok | 52% | Tahun 2025 (YoY) |
| Pertumbuhan Pesanan F&B (E-commerce) | Hampir 95% | Semester I 2026 (YoY) |
| Peningkatan Pelaku Usaha F&B | 184% | Semester I 2026 (YoY) |
Integrasi Perdagangan Digital dan Puncak Festival di GBK
Konektivitas antara penemuan konten visual dengan platform perdagangan digital telah membuka pintu rezeki baru bagi para pengusaha kuliner. Integrasi antara platform konten hiburan dan platform niaga elektronik seperti Tokopedia dan TikTok Shop mempermudah konsumen untuk langsung memesan produk makanan favorit mereka segera setelah menyaksikan ulasan dari para kreator.
Dampak ekonomi dari keterhubungan ini sangat nyata. Pada semester pertama tahun 2026, jumlah pesanan produk F&B melalui gabungan ekosistem Tokopedia dan TikTok Shop meledak hingga hampir 95 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Yang tak kalah menakjubkan, jumlah pelaku usaha yang menjual produk kuliner di platform ini juga melonjak drastis mencapai 184 persen.
Rangkaian kegiatan TikTok Food Fest 2026 sebenarnya telah bergulir sejak bulan Juli lalu melalui penerbitan program Food Directory serta kolaborasi intensif antara kreator konten kuliner ternama dengan para pemilik UMKM lokal untuk menghasilkan kreasi menu baru yang unik. Puncak dari seluruh selebrasi kuliner digital ini akan bermuara pada pesta luring (offline) yang megah.
Acara puncak festival dipastikan berlangsung pada tanggal 26–27 September 2026 berlokasi di area terbuka Hutan Kota GBK, Jakarta. Lebih dari 40 pelaku usaha F&B pilihan dipastikan hadir mengisi gerai-gerai kuliner, siap memanjakan lidah para pengunjung dengan aneka sajian istimewa yang sebelumnya hanya bisa disaksikan di layar ponsel.
Comments (0)