Monday, 24 August 2026 | 15:24 WIB

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Korban Massa di Tabanan

Isak tangis dan ratapan keluarga tak terbendung saat jenazah KD, pria yang tewas dikeroyok massa atas tuduhan mencuri ayam, dimakamkan di pemakaman umum desa di Tabanan, Bali, pada Jumat sore. Prosesi...

Jul 28, 2026 - 10:27
0 1
Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Korban Massa di Tabanan

Isak tangis dan ratapan keluarga tak terbendung saat jenazah KD, pria yang tewas dikeroyok massa atas tuduhan mencuri ayam, dimakamkan di pemakaman umum desa di Tabanan, Bali, pada Jumat sore. Prosesi pemakaman yang berlangsung di tengah gerimis itu menjadi puncak duka mendalam yang menyelimuti keluarga korban.

Suasana Haru Penuh Air Mata

Ratusan pelayat memadati area pemakaman. Ibu korban yang terus menangis histeris harus dipapah oleh kerabat dekat sepanjang prosesi. "Kenapa harus seperti ini, Nak?" teriaknya berulang kali, membuat banyak warga yang hadir turut menitikkan air mata. Sang ayah mencoba tegar, namun isak tangisnya pecah saat peti jenazah diturunkan ke liang lahat. Warga sekitar terlihat tertunduk lesu, sebagian tampak menyesali aksi main hakim sendiri yang merenggut nyawa KD.

Kronologi Aksi Main Hakim Sendiri

KD diduga mencuri beberapa ekor ayam milik warga pada Kamis malam. Belum ada konfirmasi resmi dari kepolisian, tetapi rumor cepat menyebar dan memicu kemarahan sekelompok orang. Massa yang berjumlah puluhan orang mengejar dan mengeroyok KD hingga tak berdaya. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat, namun nyawanya tak tertolong karena luka parah di bagian kepala dan tubuh. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan setelah autopsi singkat.

Keluarga Mengikhlaskan, Warga Dihimbau Tenang

Pihak keluarga, meski terpukul, menyatakan mengikhlaskan kepergian KD sebagai musibah. "Kami serahkan semuanya kepada Tuhan. Kami tidak ingin memperpanjang masalah, semoga ini menjadi pelajaran bagi semua," ujar seorang kerabat korban dengan suara bergetar. Sementara itu, Kepala Desa setempat mengimbau warga untuk tidak terprovokasi dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada polisi. "Kami minta warga menahan diri. Jangan ada lagi kekerasan. Biarkan aparat yang menyelidiki," tegasnya.

Kepolisian Resor Tabanan telah mengamankan beberapa orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan dan masih memburu pelaku lainnya. Kasus ini menjadi sorotan tajam publik dan memicu perdebatan tentang budaya main hakim sendiri yang kerap terjadi di berbagai daerah. Hingga berita ini diturunkan, situasi di desa tersebut berangsur kondusif meski masih diselimuti duka yang mendalam.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User