Gunungan Sampah Penuhi Kali Gendong Muara Baru, DLH DKI Beberkan Kendala Penanganan di Tengah Permukiman Padat

Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan tumpukan sampah menggunung dan menutupi hampir seluruh permukaan air di Kali Gendong, kawasan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, mendadak viral di berb

Jul 08, 2026 - 00:02
0 0
Gunungan Sampah Penuhi Kali Gendong Muara Baru, DLH DKI Beberkan Kendala Penanganan di Tengah Permukiman Padat

Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan tumpukan sampah menggunung dan menutupi hampir seluruh permukaan air di Kali Gendong, kawasan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, mendadak viral di berbagai platform media sosial. Rekaman tersebut memicu reaksi warganet yang menyoroti buruknya kondisi kebersihan lingkungan di salah satu permukiman padat penduduk di ibu kota. Menanggapi sorotan tajam tersebut, petugas kebersihan di lapangan mengungkapkan bahwa penanganan sampah di titik-titik seperti Kali Gendong bukanlah pekerjaan yang mudah. Kondisi geografis dan keterbatasan akses menjadi faktor utama yang memperlambat upaya pembersihan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta.

Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami, lokasi Kali Gendong dikelilingi oleh rumah-rumah warga yang berdiri sangat rapat hingga ke bibir kali. Akibatnya, akses jalur menuju badan air sangat sempit dan menyulitkan alat berat untuk masuk. Tidak hanya itu, lebar kali yang relatif kecil membuat perahu pengangkut sampah tidak dapat beroperasi secara optimal. Kondisi ini diperparah dengan perilaku sebagian warga yang masih membuang sampah rumah tangga langsung ke aliran air. Sampah yang menumpuk tersebut tidak hanya berasal dari limbah plastik, tetapi juga material berat seperti perabotan rumah tangga bekas, bambu, hingga potongan kayu yang terbawa arus saat air pasang.

Kendala Utama dan Penanganan Berlapis

Unggahan resmi dari akun Instagram UPS Badan Air DLH DKI Jakarta menjelaskan bahwa penanganan sampah di lokasi tersebut dilakukan secara manual dan terkoordinasi. Petugas diterjunkan setiap hari untuk memastikan aliran kali tidak tersumbat total, meskipun volume sampah domestik terus bertambah dengan cepat. Tim gabungan yang terdiri dari petugas UPS Badan Air, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara, serta Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Penjaringan dikerahkan untuk mengangkut sampah dengan cara diserok dan dimasukkan ke dalam karung.

"Di tengah padatnya permukiman warga di Kali Gendong Muara Baru, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, petugas UPS Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta bersama Sudin SDA Jakarta Utara dan PPSU Kelurahan Penjaringan terus melakukan tindak lanjut penanganan sampah yang menyumbat aliran kali," tulis akun media resmi UPS Badan Air DLH DKI Jakarta.

DLH DKI Jakarta menekankan bahwa kondisi ini menuntut kesadaran kolektif dari masyarakat. Meskipun petugas dikerahkan hampir setiap hari untuk melakukan pengerukan, sampah baru selalu muncul dalam hitungan jam karena arus balik air laut dan kebiasaan membuang sampah sembarangan. Petugas di lapangan kerap menemui kendala saat harus mengangkut material berukuran besar dari dalam air tanpa bantuan alat mekanis. Selain itu, bau menyengat yang timbul dari tumpukan sampah yang mulai membusuk menjadi tantangan kesehatan tersendiri bagi para petugas yang bekerja tanpa henti. Pemerintah kota berharap adanya peningkatan partisipasi warga untuk tidak menjadikan kali sebagai tempat pembuangan akhir, agar anak-anak sungai di Jakarta Utara bisa kembali berfungsi normal sebagai saluran pengendali banjir, bukan sebagai tempat penampungan limbah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
fitri-handayani

Reporter Lapangan. Reporter lapangan peristiwa terkini.

Comments (0)

User