Di Pelataran Prambanan, Prabowo Ungkap Kisah Ramayana ke PM Modi

Sleman — Lanskap peradaban Nusantara kembali menjadi panggung utama. Presiden Prabowo Subianto, dalam sebuah momen yang kental akan aroma sejarah dan spiri

Jul 08, 2026 - 13:33
0 0
Di Pelataran Prambanan, Prabowo Ungkap Kisah Ramayana ke PM Modi

Sleman — Lanskap peradaban Nusantara kembali menjadi panggung utama. Presiden Prabowo Subianto, dalam sebuah momen yang kental akan aroma sejarah dan spiritualitas, secara langsung memandu Perdana Menteri India, Narendra Modi, menyusuri narasi epik di balik kemegahan Candi Prambanan. Di pelataran candi yang menjadi saksi bisu kejayaan masa lampau itu, Prabowo tidak sekadar menjadi kepala negara yang menerima tamu, melainkan seorang juru kunci peradaban yang membacakan hikayat Ramayana yang terukir di setiap relief batu.

"Candi Prambanan bukan hanya bangunan sejarah. Ia adalah simbol peradaban besar Nusantara yang menjunjung tinggi ilmu pengetahuan, seni, spiritualitas, dan kemanusiaan," ujar Prabowo dengan nada penuh wibawa di hadapan PM Modi di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (8/7/2026). Bagi Beritatercepat, momen ini menandai sebuah strategi diplomasi lunak yang sangat tajam. Prabowo paham betul bahwa untuk merebut hati sekaliber India, ia harus berbicara dalam bahasa yang lebih dalam dari sekadar memorandum perdagangan atau kontrak infrastruktur: ia memilih berbicara melalui Ramayana.

Kisah Ramayana sendiri merupakan benang merah tak kasat mata yang merajut identitas kultural India dan Indonesia. Pengungkapan kisah ini di hadapan PM Modi adalah sebuah gestur kalkulatif tinggi. Prabowo menyampaikan bahwa epik klasik yang mengisahkan kepahlawanan Rama dalam menyelamatkan Shinta dari Rahwana itu memiliki makna khusus dan menjadi bukti otentik akar peradaban serumpun. Di tengah arus modernisasi yang deras, Candi Prambanan berdiri sebagai monumen bahwa spiritualitas dan seni tinggi adalah fondasi utama bangsa, sebuah pesan yang ingin disampaikan Prabowo bahwa Indonesia tidak lahir dari ruang hampa budaya.

Dalam paparannya, Prabowo menyisir detail ukiran di Candi Siwa, candi induk tertinggi yang menjulang 47 meter itu. Ia menekankan bagaimana narasi Ramayana bukan sekadar mitos pengantar tidur, melainkan sebuah teks pendidikan moral tentang kebenaran, kesetiaan, dan kemanusiaan. Langkah ini sontak menciptakan atmosfer yang jauh dari kesan kaku sebuah kunjungan kenegaraan, berubah menjadi semacam dialog antar-peradaban yang intim. PM Modi, yang dikenal dengan visinya untuk menghidupkan kembali warisan Vedic India, terlihat mengangguk dan mengamati detail relief dengan penuh atensi, menandakan sinyal resonansi yang kuat dari Delhi.

Analisis: Siasat ‘Soft Power’ dari Pelataran Batu

Keputusan menempatkan Candi Prambanan sebagai titik temu bukanlah langkah tanpa perhitungan. Indonesia sedang mengorkestrasi diplomasi akar rumput yang memanfaatkan warisan leluhur sebagai alat negosiasi modern. "Ini adalah pengukuhan kembali bahwa Indonesia dan India adalah saudara kandung dalam peradaban," ungkap Dr. Raka Wiratama, pengamat hubungan internasional dari Universitas Gadjah Mada. "Dengan menggaungkan Ramayana di Prambanan, Presiden Prabowo sedang membangun jembatan emosional yang sangat sulit ditandingi oleh sekadar perjanjian dagang biasa."

Jika kita telaah lebih dalam, narasi ‘ilmu pengetahuan, seni, spiritualitas, dan kemanusiaan’ yang diusung Prabowo adalah sebuah deklarasi empat pilar yang kini menjadi value tawar Indonesia ke India. Strategi ini krusial mengingat posisi India sebagai kekuatan ekonomi digital dan farmasi global. Dengan menanamkan kesadaran bahwa akar budaya kedua bangsa bersinggungan erat di candi-candi bercorak Hindu-Buddha, peluang kolaborasi strategis di luar sektor ekonomi konvensional—seperti pengembangan riset bersama, restorasi cagar budaya, hingga pariwisata premium—terbuka lebar.

Pendekatan Diplomasi Fokus Infrastruktur Material Fokus Peradaban (Pendekatan Prabowo)
Basis Interaksi Ekonomi & Militer Kultural & Spiritual
Resonansi Emosional Rendah (Transaksional) Sangat Tinggi (Identitas Kolektif)
Dampak pada Relasi Bilateral Kemitraan Strategis Ikatan Peradaban (Civilizational Bond)
Contoh Konkret Transfer teknologi, kendaraan tempur Restorasi situs bersejarah, riset epik klasik

Dengan cara ini, Prambanan tidak lagi sekadar objek turistik yang mengharuskan pengunjung untuk membeli tiket masuk. Dalam tempo kurang dari satu jam, relief batu yang telah berusia lebih dari 1.100 tahun itu berhasil diubah menjadi instrumen geopolitik yang powerful. Indonesia, di bawah komando Prabowo, sedang menegaskan bahwa meskipun teknologi berubah, akar rumpun yang tumbuh dari benih cerita lama seperti Ramayana tetaplah menjadi magnet pemersatu yang paling efektif. Saat dunia terpolarisasi, memori kolektif tentang Rama dan Shinta bisa jadi adalah kunci untuk membuka babak baru Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia-India yang lebih dalam.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User